NasDem Perkuat Militansi, Prananda Paloh: Tantangan Pemilu 2029 Lebih Kompleks

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Prananda Surya Paloh. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

NasDem Perkuat Militansi, Prananda Paloh: Tantangan Pemilu 2029 Lebih Kompleks

Gabriella Thesa Widiari • 18 May 2026 18:30

Jakarta: Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Prananda Surya Paloh meminta kader partainya memperkuat militansi dan kerja organisasi hingga ke akar rumput. Sebab, tantang pada Pemilu 2029 akan semakin kompleks.

"Tantangan Pemilu 2029 jauh lebih kompleks. Kita mungkin akan melawan satu hegemoni partai. Maka 69 kursi yang kita miliki sekarang adalah modal dasar absolut yang tidak boleh berkurang satu pun," ujar Prananda, saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Sekolah Legislatif DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara, di Kendari, dikutip pada Senin, 18 Mei 2026.
 


Dia mengatakan, kesiapan Partai NasDem menegaskan menghadapi Pemilu 2029 melalui penguatan konsolidasi organisasi, regenerasi kader, dan pendekatan politik modern berbasis meritokrasi. Menurutnya, Partai NasDem terbukti mampu mandiri. 

"Kadang kita nyaman berada dalam lingkaran kekuasaan, kadang kita juga mampu menjadi sparing partner pemerintah. Ini membuktikan NasDem selalu solid, kokoh, berkembang, dan berevolusi dalam setiap pemilu," ujar Prananda.

Prananda menegaskan bahwa NasDem telah berevolusi menjadi partai modern yang bertumpu pada kualitas kader, pendekatan ilmiah, dan soliditas organisasi. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya regenerasi dan meritokrasi di tubuh partai.

Kalau memang berprestasi dan mempunyai jejak rekam yang baik, pastilah dilirik untuk meningkat posisi ke depan. Spirit meritokrasi dan emblem partai modern ini harus terus melekat di Partai NasDem,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prananda turut mendorong kader NasDem untuk aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi politik yang kreatif, edukatif, dan dekat dengan generasi muda.

“Saya mengajak semua kader untuk mulai menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi politik yang kreatif dan out of the box,” katanya.


Logo Partai NasDem. Foto: Dok. Istimewa

Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh kader tetap bijak dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kalau tidak mengerti substansi masalah atau belum mengecek kebenarannya, lebih baik diam,” pesan Prananda.

Secara khusus, Prananda menaruh harapan besar kepada Sulawesi Tenggara untuk menjadi salah satu basis kekuatan baru NasDem di kawasan timur Indonesia.

“Saya yakin Sultra bisa menjadi benteng baru NasDem di Sulawesi. Kuncinya militansi, dedikasi, loyalitas, dan struktur partai yang kuat sampai tingkat akar rumput,” ujarnya.

Rakerwil dan Sekolah Legislatif DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara digelar sebagai langkah strategis memperkuat soliditas kader sekaligus menyusun arah perjuangan politik menghadapi Pemilu 2029. 

Forum tersebut juga menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh anggota legislatif dan pengurus partai untuk menyamakan visi perjuangan serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)