Dolar AS. Foto: dok MI.
Dolar Pulih dan Sukses Ganyang Mata Uang Utama Dunia saat Inflasi AS Stabil
Husen Miftahudin • 14 January 2026 08:09
New York: Dolar Amerika Serikat (AS) pulih mencapai level tertinggi dalam satu bulan pada perdagangan awal Asia pada Rabu setelah data inflasi (CPI) AS sesuai dengan perkiraan. Data inflasi ini memperkuat ekspektasi Federal Reserve akan tetap mempertahankan suku bunga pada akhir bulan ini meskipun ada tekanan dari Gedung Putih.
Mengutip Xinhua, Rabu, 14 Januari 2026, indeks dolar, yang mengukur nilai dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,28 persen menjadi 99,134.
Pada penutupan perdagangan di New York, euro jatuh ke USD1,1649 dari USD1,1672 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun ke USD1,3435 dari USD1,3466 pada sesi sebelumnya.
Dolar AS diperdagangkan pada 159,11 yen Jepang, lebih tinggi dari 158,14 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8006 franc Swiss dari 0,797 franc Swiss.
Mata uang Negeri Paman Sam itu juga naik menjadi 1,3887 dolar Kanada dari 1,3871 dolar Kanada. Dolar AS menguat menjadi 9,2132 krona Swedia dari 9,1693 krona Swedia.
| Baca juga: Dolar AS Tersungkur di Tengah Ancaman Hukum Powell soal Renovasi Gedung Fed |

(Dolar AS. Foto: Freepik)
Inflasi AS stabil
Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat atau Bureau of Labor Statistics (BLS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau Consumer Price Index (CPI) mengalami kenaikan sebesar 2,7 persen (yoy) pada Desember 2025. Angka pertumbuhan ini serupa dengan pertumbuhan yang terjadi pada bulan sebelumnya.
Tingkat inflasi inti (inflasi yang tidak termasuk makanan dan energi dengan harga yang mudah berubah), tercatat naik sebesar 2,6 persen (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar yang memproyeksi tumbuh 2,7 persen (yoy).
Adapun, indeks harga pangan pada Desember tumbuh 3,1 persen (yoy), naik dari 2,6 persen (yoy) pada bulan sebelumnya. Sementara inflasi harga energi mereda menjadi 2,3 persen (yoy) pada Desember, turun dari 4,2 persen (yoy) di bulan sebelumnya karena harga minyak yang lebih rendah.
Sementara itu, biaya tempat tinggal, komponen utama dalam indeks harga konsumen, tumbuh sebesar 3,2 persen (yoy) pada Desember 2025. Harga kendaraan baru tetap sama seperti bulan sebelumnya, sementara harga mobil dan truk bekas turun 1,1 persen secara bulanan.
Di sisi lain, indeks rekreasi meningkat 1,2 persen selama sebulan, peningkatan bulanan terbesar yang pernah dilaporkan untuk indeks tersebut pada 1993.