Populer Ekonomi: Cara Cek BPNT Tahap 3 hingga Harga Emas Tertahan

Ilustrasi. Foto: Pexels.

Populer Ekonomi: Cara Cek BPNT Tahap 3 hingga Harga Emas Tertahan

4 September 2026 07:27

Jakarta: Pemberitaan mengenai cara cek bantuan pangan nontunai (BPNT) tahap 3 menjadi berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com, Kamis, 3 September 2026. Selain itu ada pemberitaan mengenai harga emas tertahan di USD4.400.

Berikut berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com:

1. BPNT Tahap 3 Juli-September 2026 Cair Rp600 Ribu, Begini Cara Ceknya

Penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) memasuki tahap ketiga untuk periode Juli hingga September 2026. Bantuan tersebut disalurkan pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara berkala.
Baca selengkapnya di sini

2. Tanpa Naikkan Pajak, Purbaya Pede Ekonomi Indonesia Tembus 6%

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar enam persen pada tahun depan dapat tercapai tanpa harus membebani dunia usaha melalui kenaikan tarif pajak.
Baca selengkapnya di sini

3. Promo Indomaret 3-16 September 2026: Produk Kecantikan hingga Rumah Tangga

Indomaret kembali menghadirkan berbagai promo untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Promo tersebut berlangsung pada 3-16 September 2026, dengan sejumlah produk kecantikan dan kebutuhan pribadi ditawarkan dengan harga khusus.
Baca selengkapnya di sini

4. Simpanan BPR Dijamin LPS, Cair Maksimal 5 Hari Kerja

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berkomitmen mempercepat pencairan klaim simpanan bagi nasabah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang ditutup atau dicabut izin usahanya. LPS juga menargetkan proses pembayaran dana nasabah yang masuk dalam kategori terjamin dapat diselesaikan dalam waktu lima hari kerja sejak tim likuidasi dibentuk.
Baca selengkapnya di sini

5. Harga Emas Tertahan di USD4.400, Dolar AS Melemah

Harga emas bertahan di dekat level USD4.400 per troy ons pada perdagangan Kamis setelah menguat sekitar satu persen pada sesi sebelumnya. Ekspektasi meredanya tekanan inflasi yang berasal dari sektor energi turut mengurangi tekanan terhadap Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga.
Baca selengkapnya di sini