Puan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer Pengabdian Lama

Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Dok. Istimewa.

Puan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer Pengabdian Lama

Fachri Audhia Hafiez • 13 April 2026 21:12

Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani mendorong pemangku kepentingan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan bagi guru honorer. Terutama mereka yang telah mengabdi selama puluhan tahun namun masih menerima upah minim. 

“Hari ini, kita masih sering menemukan adanya guru honorer lanjut usia, yang bahkan hingga hampir pensiun masih mendapat upah yang jauh di bawah standar," ujar Puan dalam keterangan tertulis, Senin, 13 April 2026.
 


Puan menegaskan bahwa penghargaan terhadap guru honorer merupakan cerminan dari kualitas sebuah negara dalam menghargai pilar pendidikannya.

“Kualitas sebuah Negara sering kali terlihat dari bagaimana Negara memperlakukannya mereka yang bekerja paling lama dalam kesunyian,” ujar Puan.

Menurut Puan, sistem pendidikan nasional saat ini masih memiliki celah besar antara kebutuhan negara akan pengabdian dengan kecepatan sistem dalam memberikan kepastian status bagi para pendidik. Ia menyoroti fenomena guru honorer lanjut usia di sejumlah daerah yang masih menerima upah jauh di bawah standar meskipun masa pengabdiannya sudah hampir selesai.

Di sisi lain, Mantan Menko PMK ini mengapresiasi langkah pemerintah membuka ruang pengangkatan melalui skema PPPK, namun ia menilai pergerakan tersebut perlu dipercepat. Puan berharap masa pengabdian menjadi bobot utama dalam pengambilan kebijakan.


Ilustrasi guru. Foto: Dok. Media Indonesia.

“Pengabdian panjang seharusnya tidak hanya dihargai sebagai loyalitas moral, tetapi juga diterjemahkan dalam prioritas penyelesaian yang jelas,” ujar Puan.

Puan juga menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak mungkin tercapai tanpa kesejahteraan para guru yang menjadi fondasi utamanya.

“Maka diharapkan agar peningkatan kesejahteraan bagi guru honorer, khususnya yang telah lama mengabdi bahkan hingga puluhan tahun, harus dipercepat untuk diselesaikan,” kata Puan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)