Harga Emas Berpeluang Rebound, Simak Prediksinya Hari Ini

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Harga Emas Berpeluang Rebound, Simak Prediksinya Hari Ini

Husen Miftahudin • 16 September 2026 10:54

Jakarta: Harga emas dunia atau XAU/USD berpotensi menguat pada perdagangan Rabu, 16 September 2026. Secara teknikal, harga emas menunjukkan sinyal rebound setelah mengalami penolakan atau rejection di area support penting.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian memperlihatkan rejection di level USD4.277. Kondisi tersebut menjadi indikasi tekanan jual mulai mereda dan membuka peluang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit mengatakan rejection di level USD4.277 diikuti pembentukan Swing Low yang valid. Selain itu, muncul pola Bullish Engulfing yang mengindikasikan penguatan momentum beli. Kombinasi indikator teknikal tersebut menjadi dasar Dupoin Futures melihat peluang kenaikan XAUUSD menuju area resistance terdekat.

Dupoin Futures mencatat area USD4.351 hingga USD4.363 sebagai resistance yang perlu diperhatikan dalam perdagangan hari ini. Apabila momentum bullish mampu bertahan, harga emas berpotensi menguji area tersebut. Pergerakan XAU/USD menuju resistance USD4.351-USD4.363 menjadi tahapan penting untuk melihat keberlanjutan penguatan atau munculnya kembali tekanan jual.

"Level USD4.277 masih menjadi area support penting. Bertahannya harga di atas level tersebut akan menjadi salah satu faktor yang mendukung skenario rebound secara teknikal," jelas Geraldo dalam analisis hariannya.
 

 

Fundamental emas masih dibayangi tekanan


Meski terdapat peluang rebound secara teknikal, Dupoin Futures mencatat kondisi fundamental emas masih menghadapi sejumlah tekanan. XAU/USD masih cenderung bearish di tengah kenaikan imbal hasil atau Treasury yield Amerika Serikat yang berada di sekitar lima persen.

Kenaikan yield membuat aset berbasis dolar AS menjadi lebih menarik sekaligus meningkatkan biaya peluang atau opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Penguatan dolar AS juga menjadi faktor yang dapat membatasi ruang kenaikan harga emas. Ketika USD menguat, emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar AS cenderung menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Karena itu, pergerakan indeks dolar AS dan Treasury yield menjadi dua faktor penting yang perlu dicermati investor dalam membaca arah XAU/USD," papar Geraldo.

Harga minyak yang masih tinggi turut meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi. Kenaikan harga energi dapat memberikan tekanan tambahan terhadap inflasi dan berpotensi memengaruhi kebijakan moneter The Federal Reserve.

Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi atau kebijakan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama dapat kembali memberikan tekanan terhadap harga emas.

Sebaliknya, sentimen geopolitik di Timur Tengah masih berpotensi memberikan dukungan terhadap emas. Ketegangan geopolitik biasanya meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven ketika ketidakpastian pasar meningkat.

"Sentimen tersebut berpotensi menahan tekanan terhadap emas yang berasal dari penguatan dolar AS dan kenaikan Treasury yield," urai dia.


(Grafik pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
 

Sinyal teknikal dan fundamental berlawanan


Dengan kondisi tersebut, Dupoin Futures melihat adanya perbedaan antara sinyal teknikal jangka pendek dan tekanan fundamental yang masih membayangi pasar emas.

Dari sisi teknikal, rejection di level USD4.277, pembentukan Swing Low yang valid, serta pola Bullish Engulfing memberikan peluang bagi XAU/USD untuk mengalami rebound menuju area USD4.351-USD4.363. Namun, kemampuan harga menembus area resistance tersebut tetap menjadi konfirmasi penting untuk melihat apakah tren penguatan dapat berlanjut.

Pelaku pasar juga akan mencermati keputusan dan guidance The Fed sebagai salah satu katalis utama pergerakan harga emas. Pernyataan bank sentral AS mengenai arah kebijakan suku bunga dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan Treasury yield, yang kemudian berdampak terhadap respons pasar terhadap emas.

"Secara keseluruhan, XAU/USD memiliki peluang menguat dalam jangka pendek dengan target resistance USD4.351-USD4.363," ungkap Geraldo. Menurut dia, level USD4.277 tetap menjadi support penting yang perlu diperhatikan.

Selain faktor teknikal, arah kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS, Treasury yield, harga minyak, serta perkembangan geopolitik menjadi sejumlah faktor yang dapat menentukan keberlanjutan rebound harga emas.

(Husen Miftahudin)