Ilustrasi unjuk rasa. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Jalan Merdeka Selatan Ditutup Total Imbas Peringatan Reformasi di Monas
Rifda Muthia Zahra • 21 May 2026 10:36
Jakarta: Polres Metro Jakarta Pusat bersiap menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan total di ruas Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis siang, 21 Mei 2026. Langkah taktis tersebut diambil guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dan eskalasi massa yang mengikuti aksi unjuk rasa memperingati Hari Reformasi di kawasan Monas.
“Nanti untuk khusus Jalan Merdeka Selatan kita lakukan penutupan full. Untuk teknisnya nanti kita lihat situasi, untuk sementara waktu kita masih tetap normalkan terlebih dahulu,” ujar Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Ashabul Kahfi, saat memberikan arahan sebelum Apel Gabungan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Kahfi menjelaskan bahwa penutupan jalur secara menyeluruh baru akan dilakukan apabila massa aksi mulai memadati badan jalan. Dia menambahkan arus lalu lintas saat ini masih normal sembari terus memantau pergerakan para demonstran di lapangan.
“Kemudian untuk objek pelayanan kegiatan, tadi sudah saya sampaikan juga nanti berfokus di Monas Selatan, Jalan Merdeka Selatan, Kolam A, Kolam B, lanjut Taman Pandang dan beberapa elemen-elemen lain,” tambah Kahfi.
Petugas pengamanan gabungan telah memetakan sejumlah titik krusial yang diprediksi menjadi pusat konsentrasi massa. Selain area utama di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, pengawasan intensif juga akan difokuskan oleh kepolisian di sekitar area Monas Selatan hingga Taman Pandang Istana.

Polres Metro Jakarta Pusat mengawal jalannya aksi unjuk rasa memperingati Hari Reformasi di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Foto: Metro TV/Rifda Muthia Zahra.
Jajaran Satlantas dan Kapolsek di wilayah Jakarta Pusat pun diminta bersiap siaga apabila jadwal penutupan jalur terpaksa dimajukan secara mendadak. Pasalnya, pergerakan massa yang dinamis menuntut kesigapan personel di lapangan.
Di samping mengawal demo reformasi, polisi juga mengantisipasi kedatangan elemen massa lainnya.
“Ada kelancaran untuk kegiatan dari kelompok atau elemen ojol dari wilayah Jabodetabek akan melaksanakan kegiatan di Monas juga, nanti titik kumpul di Lapangan Banteng, diantisipasi supaya tidak melintas depan Istana maupun Patung Kuda jadi langsung diarahkan ke titik kumpul di Lapangan Banteng,” tutur Kahfi.