CIA bersama lembaga intelijen AS lainnya disebut memberikan informasi kepada Meksiko yang membantu menemukan lokasi El Mencho. (Anadolu Agency)
Laporan Intelijen CIA Bantu Meksiko Lacak Bos Kartel El Mencho
Muhammad Reyhansyah • 25 February 2026 05:02
Virginia: Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) bersama lembaga intelijen AS lainnya disebut memberikan informasi kepada otoritas Meksiko yang membantu menemukan lokasi buronan kartel paling dicari di negara tersebut.
Informasi itu memungkinkan pasukan khusus Meksiko menjalankan operasi yang berujung pada kematiannya, lapor harian The New York Times dengan mengutip pejabat AS.
Pejabat Meksiko pada Senin mengatakan mereka berhasil mengidentifikasi lokasi Nemesio Oseguera Cervantes, pemimpin lama Kartel Generasi Baru Jalisco yang dikenal sebagai El Mencho, dengan memantau seseorang yang menjalin hubungan romantis dengannya.
Menurut otoritas, penyelidikan awalnya menelusuri individu dalam lingkaran dekat orang tersebut, yang kemudian mengarah pada pertemuan antara perempuan itu dan El Mencho di tempat persembunyiannya.
Mengutip Anadolu, Selasa, 24 Februari 2026, Menteri Pertahanan Meksiko, Ricardo Trevilla Trejo, menyatakan informasi mengenai orang dekat tersebut berasal dari unit intelijen elit Angkatan Darat Meksiko.
Namun ia juga mengakui bahwa pihak berwenang Meksiko mengandalkan “informasi pelengkap” dari badan-badan AS untuk memantau jaringan kontak bos kartel itu.
Salah satu pihak yang mendapat pengarahan tentang operasi tersebut mengatakan data yang diberikan CIA “sangat menentukan dalam menyingkirkan” pemimpin kartel tersebut.
Orang-orang yang mengetahui misi itu menolak menjelaskan secara rinci bagaimana intelijen diperoleh. Mereka hanya menyebut lembaga tersebut menggunakan berbagai metode pengumpulan, termasuk informan manusia, citra pengawasan udara, serta penyadapan komunikasi.
Sepanjang pemerintahan Presiden AS Donald Trump, Amerika Serikat disebut meningkatkan upaya berbagi intelijen sekaligus menambah tekanan kepada Meksiko agar menindaklanjuti informasi yang diberikan.
Seorang pejabat Meksiko mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan pemerintah mampu merespons dengan cepat dan efektif terhadap intelijen dari lembaga AS.
Meski demikian, otoritas Meksiko disebut menolak tekanan dari pejabat AS yang menginginkan operasi gabungan untuk menargetkan laboratorium narkoba atau pimpinan kartel, dengan menegaskan pasukan Meksiko sanggup menjalankan misi kompleks secara mandiri.
Sejumlah pejabat juga menilai tewasnya El Mencho dapat memperkuat posisi Meksiko dalam menolak seruan Washington untuk melakukan penggerebekan bersama atau serangan drone sepihak oleh Amerika Serikat.
Baca juga: Presiden Meksiko Tegaskan AS Tak Terlibat Operasi Tewaskan ‘El Mencho’