Black Box Pesawat ATR 42-500 Belum Ditemukan

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport. ANTARA/HO-indonesia-air.com/pri.

Black Box Pesawat ATR 42-500 Belum Ditemukan

Silvana Febiari • 20 January 2026 23:29

Pangkep: Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan bahwa hingga saat ini black box pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, belum ditemukan. Black box berfungsi merekam data penerbangan dan suara kokpit, serta sangat penting untuk investigasi kecelakaan.

"Kami belum menemukan bagian pesawat yang tanda-tandanya black box," kata Syafii dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 20 Januari 2026.

Lebih lanjut, Syafii menjelaskan saat ini baru menemukan Emergency Locator Transmitter (ELT). Perangkat ini berfungsi mengirim sinyal darurat ke satelit untuk membantu tim pencari menentukan lokasi pesawat setelah kecelakaan.


Tangkapan layar - Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan paparan dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026. ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

 


Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pesawat ATR 42-500 ada dalam kondisi laik terbang.

"Kalau laik terbang iya. Syarat utamanya adalah layak terbang. Kami sudah memeriksa kelaikan dari dokumen yang dimiliki oleh pesawat tersebut, dan pesawat tersebut dinyatakan layak terbang," ujar Dudy.

Terkait dugaan masalah pada pesawat, dia menegaskan tidak ingin mengomentari isu yang belum pasti kebenarannya. Apalagi, belum ada bukti yang mendukung tuduhan tersebut.

"Saya belum bisa menyebutkan itu. Kita tidak mau terlalu dini menyampaikan apa yang menjadi penyebab dari kecelakaan, seperti itu," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)