Polisi Buru Komplotan Curanmor Bersenjata Api di Duren Sawit

Rekaman kamera pengawas (CCTV) aksi komplotan yang diduga spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) disertai ancaman senjata api di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

Polisi Buru Komplotan Curanmor Bersenjata Api di Duren Sawit

Fachri Audhia Hafiez • 12 May 2026 08:11

Jakarta: Polsek Duren Sawit tengah memburu komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi menggunakan senjata api di sebuah rumah indekos kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Aksi nekat para pelaku ini sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.

"Kami masih memburu komplotan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah kami," kata Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 12 Mei 2026.
 


Sutikno menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari korban dan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi para pelaku.

"Korban sudah buat laporan polisi dan sudah ditindak lanjut, masih dilakukan langkah penyelidikan maksimal," ujar Sutikno.

Berdasarkan rekaman CCTV, peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 9 Mei siang itu melibatkan tiga orang pelaku yang datang berboncengan. Mereka berbagi peran, satu orang membobol motor, satu berjaga di pos keamanan, dan satu lainnya memantau situasi di atas motor.

Aksi tersebut sempat dipergoki oleh petugas keamanan indekos, Kevin Gabriel Sihombing. Kevin mengaku curiga melihat gerak-gerik dua orang yang menyelinap masuk ke area parkir.

"Awalnya, saya lihat dari CCTV tuh ada dua orang masuk. Nah, satu tuh nunduk dari bawah pos, terus masuk ke parkiran. Saya langsung bangun ngelihat ke arah jendela, nanya yang nunggu di tiang listrik tuh, 'Ngapain Bang? Mau ngapain Bang? Mau ngapain lu?'" kata Kevin.

Namun, saat Kevin berusaha menggagalkan aksi tersebut dengan menutup portal, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api (beceng) dan menodongkannya untuk mengancam korban.


Lokasi aksi komplotan yang diduga spesialis pencurian kendaraan bermotor disertai ancaman senjata api di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

"Tiba-tiba, temennya ini dari parkiran tuh langsung ngambil motor, langsung ngebut. Temen yang satu lagi, yang megang beceng langsung nodong saya sambil bilang, 'Diem kamu, diem kamu!'" ujar Kevin.

Ketegangan tidak berhenti di situ. Saat Kevin dan rekannya mencoba mengejar, pelaku melepaskan tembakan ke udara untuk menakut-nakuti saksi dan warga sekitar.

"Sempat saya tarik teman saya, karena takut juga, ya, kena tembak. Nah, setelah saya tarik, saya buka lagi pintu, baru kita kejar. Pas kita kejar, baru dia buang tembakan ke atas sekali. Itu kayaknya juga dikejar sama ojek online," ucap Kevin.

Kevin menduga komplotan ini sudah lama mengincar lokasi tersebut. Ia mengingat pernah melihat orang dengan ciri-ciri serupa memantau area indekos pada awal Maret 2026.

"Kalau saya lihat, sih, kayaknya udah pernah ke sini. Waktu itu, tanggal 1 Maret kayaknya, saya pernah ngelihat mereka masuk, tapi saya keluarin tangan saya, mereka tuh langsung kabur lagi," jelas Kevin.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melacak jejak pelarian komplotan bersenjata tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)