Ilustrasi penangkapan. Foto: Medcom.id.
3 Pelaku Penyerangan Anggota Polres Katingan Ditangkap
Lukman Diah Sari • 10 July 2026 07:12
Jakarta: Sebanyak tiga pelaku penyerangan anggota Polres Katingan, Kalimantan Tengah, berhasil ditangkap jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri di Samarinda, Kalimantan Timur. Ketiga tersangka berinisial B, P, dan B itu tiba di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta, pada Kamis malam, 9 Juli 2026, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan usai ditangkap.
"Malam ini kami dari Dittipidnarkoba melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan polisi di Katingan. Tiga pelaku ini ditangkap di Samarinda," kata Satgas Narcotic Investigation Center Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Kelly L di RS Polri, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026, melansir Antara.

Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Kelly L (kedua kanan) saat ditemui di RS Polri, Jakarta, Kamis (9/7/2026). ANTARA/Ilham Kausar
Dalam proses penangkapan di Samarinda, Kelly mengatakan pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur karena ketiga tersangka berupaya melawan petugas. Selain menangkap para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi penangkapan, salah satunya senjata tajam jenis mandau.
"Ketika ditangkap, mereka bertiga melakukan perlawanan. Kita juga menyita barang bukti berupa mandau yang dibawa oleh pelaku. Makanya kita melakukan tindakan tegas," ucapnya.
Kelly menjelaskan ketiga tersangka penyerangan dan pembunuhan anggota Polres Katingan itu memiliki peran yang berbeda.
"Ada salah satu yang merupakan bandar, kemudian dua orang lainnya ikut terlibat dalam pembunuhan. Yang bandar adalah (tersangka) berinisial B," tegasnya.
Sebelumnya, tim gabungan Polda Kalimantan Tengah kembali menangkap dua pria yang diduga terlibat penyerangan terhadap personel Polres Katingan saat operasi penindakan kasus narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, pada Kamis, 2 Juli 2026. Dua yang ditangkap berinisial Y dan L.
Kedua terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mendalami peran masing-masing dalam peristiwa penyerangan yang mengakibatkan tiga anggota Polri gugur tersebut. Penyidik juga terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam jaringan ini.