Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan (Jaksel) membuka layanan pemeriksaan narkoba bagi sopir beserta awak bus di Posko Siaga Lebaran di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
PMI Jaksel Buka Layanan Cek Narkoba bagi Sopir Bus
Siti Yona Hukmana • 18 March 2026 10:45
Jakarta: Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan (Jaksel) membuka layanan pemeriksaan narkoba bagi sopir bus di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dalam rangka siaga Lebaran 2026.
"Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026, PMI Kota Jakarta Selatan membuka Pos Siaga Lebaran di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan," kata Ketua PMI Kota Jakarta Selatan Mundari di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
Selain menghadirkan layanan siaga ambulans dan pengecekan kesehatan, kata dia, terdapat layanan khusus yang menjadi perhatian, yakni pemeriksaan narkoba bagi pengemudi dan awak bus. Melalui layanan tersebut, pengemudi diharapkan berada dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung dengan aman.
"Layanan pemeriksaan narkoba ini merupakan program khusus dan satu-satunya yang ada di lingkungan PMI se-DKI Jakarta, yang saat ini dilaksanakan oleh PMI Jakarta Selatan," ujar Mundari.
Sebanyak 15 personel PMI dikerahkan secara bergantian (shifting) untuk mendukung operasional pos siaga tersebut, dengan dukungan satu unit ambulans yang selalu siaga di lokasi. Setelah masa siaga arus mudik di Terminal Lebak Bulus, kata Mundari, PMI Jakarta Selatan melanjutkan pelayanan di kawasan rekreasi, khususnya di Setu Babakan pada 22-24 Maret dan 22-29 Maret 2026, dengan total 97 personel yang akan dikerahkan.

Suasana pemudik dan bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (17/3/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).
PMI Jakarta Selatan berharap melalui berbagai layanan kemanusiaan itu, para pemudik dapat merasakan perjalanan yang aman dan nyaman, sehingga dapat menikmati momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Sementara itu, Kepala Terminal Lebak Bulus Joni Budhi mengapresiasi layanan kesehatan dan pemeriksaan narkoba bagi sopir dan awak bus tersebut. Ia menilai layanan itu yang sangat dibutuhkan di Terminal Lebak Bulus.
"Langkah ini sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan serta memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama arus mudik berlangsung," ucap Joni.
Di sisi lain, dia menyebut terjadi peningkatan jumlah pemudik pada arus mudik lebaran tahun ini. Terhitung sejak Jumat, 12 Maret 2026 hingga Senin, 16 Maret 2026 sebanyak kurang lebih 700 pemudik telah diberangkatkan dari Terminal Lebak Bulus. Tujuan favorit mayoritas pemudik, yaitu Cirebon, sementara sisanya tersebar ke berbagai daerah, di antaranya Jawa Tengah dan Jawa Timur.