Dijebak Teman, Perempuan di Tangerang Jadi Korban Kekerasan Seksual

Pelecehan seksual. Foto: Ilustrasi Antara

Dijebak Teman, Perempuan di Tangerang Jadi Korban Kekerasan Seksual

Hendrik Simorangkir • 2 May 2026 15:20

Tangerang: Seorang perempuan berinisial D, warga Cipondoh, Kota Tangerang, diduga menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual. Peristiwa tersebut diduga terjadi setelah korban dijebak oleh seorang pria yang dikenalnya dengan dalih diajak untuk memperbaiki sepeda motor.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit, membenarkan laporan kasus tersebut. Saat ini, tim penyidik tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

"Masih pendalaman dan pengejaran (terhadap terduga pelaku)," singkat Parikhesit saat dikonfirmasi Metrotvnews.com, Sabtu, 2 Mei 2026.
 


Peristiwa tersebut viral di akun Instagram @tangkot24jam yang membagikan kronologi kejadian beserta bukti berupa foto, video, dan tangkapan layar terduga pelaku dengan korban. Dalam unggahan itu disebutkan, kejadian bermula saat korban tengah berkumpul bersama delapan teman prianya di sebuah lokasi di kawasan Cipondoh.

Saat itu, salah satu pria bernama Ivan yang diduga sebagai pelaku mengajak korban berpindah lokasi dengan dalih ingin memperbaiki sepeda motor di sebuah rumah yang akan digunakan untuk balapan. Tanpa menaruh curiga, korban pun mengikuti ajakan tersebut.

Setibanya di lokasi yang dituju, korban diduga diajak oleh terduga pelaku untuk membeli minuman beralkohol. Setelah itu, beberapa pria lainnya pulang sehingga hanya tersisa Ivan, korban, dan beberapa pria lainnya di lokasi.


Ilustrasi. Foto: Dok. Antara.


Dalam kondisi tersebut, korban diduga dipaksa mengonsumsi minuman beralkohol hingga kehilangan kesadaran. Ia baru menyadari ada yang tidak beres ketika terbangun keesokan harinya sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban mendapati dirinya sudah tidak mengenakan pakaian.

Dalam kondisi lemas dan masih pusing akibat pengaruh alkohol, korban diduga kembali mengalami tindakan kekerasan seksual karena tidak mampu memberikan perlawanan. Korban kemudian berhasil meninggalkan lokasi kejadian dalam kondisi trauma.

Keesokan harinya, saat korban mencoba menemui terduga pelaku untuk meminta pertanggungjawaban, Ivan justru bereaksi agresif. Ia membawa senjata tajam dan mengancam korban sebelum akhirnya melarikan diri dan hingga kini masih buron.

Karena mendapat intimidasi, korban akhirnya berani menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya. Pihak keluarga kemudian langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi dan melakukan prosedur visum.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)