Tangkapan layar dari media sosial melalui akun @infobekasi yang memperlihatkan tempat kejadian perkara (TKP) seorang balita tewas di rumah kontrakan di RW 10, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu, 27 Mei 2026. ANTARA/Instagram/@infobekasi/Ilham Kau
Polisi Selidiki Kasus Tewasnya Seorang Balita dengan Belasan Luka Tusuk di Bekasi
Silvana Febiari • 29 May 2026 11:16
Bekasi: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi menyelidiki kasus pembunuhan tragis seorang balita di wilayah Bekasi. Korban ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan dengan belasan luka tusuk di tubuhnya, Rabu, 27 Mei 2026.
?"Iya, benar. Intinya, kami sudah mengonfirmasi kejadian tersebut. Saat ini, kasusnya masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh tim di lapangan," kata ?Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal, dilansir dari Antara, Jumat, 29 Mei 2026.
?Iqbal mengatakan korban yang masih balita tersebut ditemukan meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan di dalam kamar kontrakan. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan lebih dari sepuluh luka tusuk dan luka iris di sekujur tubuh korban.
?"Luka-luka di tubuh balita itu cukup banyak, ada di bagian kepala, wajah, badan, hingga selangkangan. Bahkan, ada luka iris di bagian pipi yang cukup parah. Kami perkirakan ada lebih dari sepuluh tusukan," ungkap Iqbal.
Sementara itu, terduga pelaku yang merupakan paman korban belum dapat dimintai keterangan secara resmi. Ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam kondisi kritis akibat luka tusuk di bagian dada serta pipi kiri dan kanan.
?"Untuk saat ini, statusnya masih terduga pelaku dan masih kita dalami. Semalam kondisinya sempat kritis, jadi kami harus menunggu kondisinya membaik dan stabil terlebih dahulu sebelum meminta keterangan lebih lanjut," tutur Iqbal.
.jpg)
Ilustrasi. (metrotvnews.com)
?Berdasarkan hasil investigasi awal dan keterangan dari pihak keluarga, terduga pelaku diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Selama ini rutin menjalani pengobatan ke psikiater serta mengonsumsi obat.
Dalam dua hari terakhir sebelum kejadian, yang bersangkutan diketahui tidak mengonsumsi obat penenang lantaran terkendala biaya. Pihak keluarga tidak mampu membeli obat tersebut.
Sebelumnya, beredar sebuah unggahan di media sosial Instagram melalui akun @infobekasi yang memperlihatkan tempat kejadian perkara (TKP) seorang balita yang ditemukan meninggal secara tidak wajar.
Akun tersebut menuliskan TKP itu berada di rumah kontrakan di RW 10, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Di lokasi tersebut, warga juga menemukan pamannya, G (18), terluka pada bagian lehernya. Balita itu diketahui tinggal bersama neneknya berinisial M (60).