Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Foto: Metro TV/Candra
Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Korupsi Pengadaan
Rahmatul Fajri • 3 March 2026 13:46
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di wilayah Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 3 Maret 2026 dini hari. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan penangkapan ini diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.
"Terkait dengan pengadaannya ini juga masih akan terus didalami karena ini sedang berlangsung juga permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di Pekalongan yaitu kepada pihak-pihak di dinas-dinas di Kabupaten Pekalongan ya, sehingga nanti kami akan sampaikan secara lengkapnya ini terkait dengan pengadaan di dinas mana saja," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Selasa, 3 Maret 2026.
"Benar, tim mengamankan tiga orang di wilayah Semarang dini hari tadi. Salah satunya adalah Bupati Pekalongan, serta dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan ajudan Bupati," ujar Budi.
Setelah diamankan di Semarang, ketiga pihak tersebut langsung dibawa ke Jakarta pada Selasa pagi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di markas lembaga antirasuah. Budi mengatakan paralel dengan proses pemeriksaan di Jakarta. Tim KPK lainnya saat ini tengah berada di Pekalongan untuk menggeledah dan memeriksa saksi-saksi guna mendalami keterkaitan pihak lain dalam kasus ini.
"Tim saat ini juga berada di Pekalongan untuk meminta keterangan sejumlah pihak. Kami juga mengimbau agar pihak-pihak terkait lainnya kooperatif agar proses penyelidikan berjalan efektif," tegas Budi.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo. Foto: Antara.
Budi belum memerinci detail barang bukti yang diamankan saat operasi tangkap tangan. Budi menyebut tim di lapangan masih bekerja mengumpulkan bukti-bukti materiil, termasuk memeriksa pihak swasta yang diduga terlibat dalam pusaran korupsi pengadaan tersebut.
"Termasuk barang bukti, nanti kami akan sampaikan secara lengkap. Tim saat ini masih di lapangan melakukan pemeriksaan kepada beberapa pihak di lingkungan Pemkab Pekalongan dan pihak swasta lainnya," ungkap Budi.