KPK Sita Barang Bukti Uang Sekitar Rp3,3 Miliar terkait OTT BNPB

Ketua KPK Setyo Budiyanto. Foto: Antara.

KPK Sita Barang Bukti Uang Sekitar Rp3,3 Miliar terkait OTT BNPB

Anggi Tondi Martaon • 14 October 2026 19:55

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan update soal uang yang disita dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Jumlah uang yang disita sekitar Rp3,3 miliar terkait .

"Jumlahnya bukan Rp1,4 miliar, tetapi kurang lebih sekitar Rp3,3 miliar," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.

Setyo menyampaikan pernyataan tersebut untuk memperbarui informasi terkait penyitaan barang bukti dalam kegiatan OTT BNPB. Sebelunya, Lembaga Antirasuah tersebut menyampaikan jumlah uang yang diamankan sebanyak Rp1,4 miliar.

Setyo mengatakan KPK menyita logam mulia seberat ratusan gram. Penyidik juga menyita aset dalam bentuk kripto.
 


Para tersangka korupsi korupsi Dana Siap Pakai di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Foto: Antara.

Menurut Setyo, KPK akan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendalami aset kripto tersebut. "Ada dalam bentuk kripto, tetapi sedang kami dalami," ungkap Setyo.

KPK mengonfirmasi melakukan OTT di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta.

KPK hanya menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diduga bersumber dari dana siap pakai untuk penanganan bencana. Sedangkan Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian tidak ditetapkan sebagai tersangka.

(Anggi Tondi)