Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dok. Metrotvnews.com
Kapolri Minta Maaf bila Ada Anggota Menciderai Kepercayaan Publik
Siti Yona Hukmana • 25 February 2026 17:53
Jakarta: Institusi Polri tengah diterpa berbagai isu akhir-akhir ini. Salah satunya, penganiayaan yang menewaskan pelajar Madrasah Tsanawiyah berinisial AT, 14 oleh anggota Brimob Bripda MS di Kota Tual, Maluku.
Menyusul itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf kepada publik, bila ada anggota yang menciderai kepercayaan publik. Permintaan maaf ini disampaikan Kapolri saat acara buka bersama dengan pemimpin redaksi dan insan pers di Rupatama Mabes Polri, Jakarta.
"Kemudian dalam kesempatan ini, tentunya saya mengucapkan permohonan maaf apabila di dalam keseharian kami mungkin ada perbuatan dari anggota-anggota kami yang disadari maupun tidak disadari, Menciderai rasa keadilan publik. Oleh karena itu kami dalam hal ini, kami mohon maaf," kata Kapolri dalam sambutannya, Rabu, 25 Februari 2026.
Jenderal Listyo berjanji akan tidak segan-segan menindak tegas anggota yang menciderai keadilan publik. Apalagi yang sifatnya melakukan pelanggaran. Penindakan tegas disebut untuk menjaga institusi Korps Bhayangkara.
"Dan ini sebagai bentuk komitmen kami, komitmen institusi terhadap publik, terhadap masyarakat, dan terhadap insan pers," ujar jenderal polisi bintang empat itu.
Di sisi lain, Jenderal Listyo menitipkan agar media massa menyuarakan anggota Polri yang berprestasi. Menurutnya, hal itu sebagai sumber motivasi untuk bisa bekerja lebih baik lagi.
"Karena hal-hal seperti itu mungkin sederhana, tapi buat kami itu menjadi vitamin yang sangat luar biasa," ungkap mantan Kapolda Banten itu.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dok. Metrotvnews.comTerakhir, Kapolri berterima kasih atas dukungan dari seluruh media massa dan indah pers. Ia menitipkan agar bisa bersama-sama menjaga institusi Polri. Listyo memastikan selalu menerima masukan, kritik, dan evaluasi.
"Namun titip juga agar kami terus bisa menjaga untuk melaksanakan amanah institusi, untuk melaksanakan tugas pokok kami dalam menjaga Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), melakukan penegakan hukum, dan menjaga keamanan untuk negeri kita agar menjadi lebih baik di situasi ketidakpastian global yang saat ini sedang terjadi," ungkap Kapolri.