Pekerjaan Proyek Picu Kemacetan Panjang di Jalur BKT Rorotan

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz meninjau langsung petugas mengurai kemacetan di di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT). Foto: ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Utara.

Pekerjaan Proyek Picu Kemacetan Panjang di Jalur BKT Rorotan

Fachri Audhia Hafiez • 4 May 2026 20:12

Jakarta: Kemacetan panjang melanda kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) yang menghubungkan Bekasi dengan Jakarta Utara pada Senin pagi, 4 Mei 2026. Kepadatan ini dipicu oleh pengalihan arus akibat adanya pekerjaan proyek di Jalan Raya Bekasi-Cakung yang memaksa ribuan pengendara mencari jalur alternatif.

"Volume kendaraan meningkat cukup tinggi dari arah Bekasi menuju Jakarta, sementara kapasitas jalan di titik tersebut terbatas, sehingga terjadi penumpukan kendaraan," ujar Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ridha Poetera Aditya di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 4 Mei 2026.
 


Ridha menjelaskan bahwa penumpukan kendaraan terjadi karena banyak pengendara dari arah Harapan Indah dan Medan Satria memilih melintasi Rorotan. Kondisi ini diperparah dengan adanya penyempitan jalan atau bottleneck di area jembatan perbatasan, sehingga arus lalu lintas terkunci pada jam sibuk pagi hari.

Merespons kondisi tersebut, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz turun langsung ke lapangan untuk memimpin proses penguraian arus. Erick memastikan bahwa penempatan personel di titik-titik krusial telah berhasil membuat kondisi lalu lintas berangsur normal.
 
“Kami memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan tepat. Personel sudah melakukan pengaturan, dan saat ini kondisi lalu lintas mulai terurai,” ungkap Erick.

Meski arus lalu lintas mulai terkendali, pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan ketat guna mengantisipasi kepadatan lanjutan. Masyarakat pun diimbau untuk selalu disiplin dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

“Kami meminta pengguna jalan dapat mematuhi rambu serta mengikuti arahan petugas guna menghindari kemacetan serupa,” tegas Erick.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)