Ilustrasi Zakat Fitrah (MI/Panca Syurkani)
Doa Menerima Zakat Fitrah Lengkap dengan Keutamaannya
Putri Purnama Sari • 12 March 2026 15:05
Jakarta: Menjelang Hari Raya Idulfitri, umat Islam kembali menunaikan salah satu kewajiban penting dalam ibadah Ramadan, yakni zakat fitrah. Melaksanakan zakat bukan hanya sekadar membantu sesama, tetapi juga berfungsi untuk menyucikan jiwa (zakat nafs) serta membersihkan harta yang kita miliki.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat tersebut engkau membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS. At-Taubah: 103)
Dalam ajaran Islam, zakat fitrah memiliki peran besar dalam membantu golongan yang berhak menerima zakat sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran, salah satunya pada Surah At-Taubah ayat 60 yang menjelaskan tentang kelompok penerima zakat.

Artinya: "Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, orang-orang yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) para hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan (yang memerlukan pertolongan), sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana."
Selain proses penyerahan zakat, terdapat pula tradisi membaca doa saat menerima zakat fitrah. Tradisi ini telah lama berkembang di tengah masyarakat Muslim Indonesia. Namun, masih banyak orang yang belum memahami bacaan doa tersebut secara tepat, termasuk makna yang terkandung di dalamnya.
Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah
Dilansir dari laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), terdapat doa yang umum dibacakan ketika menerima zakat fitrah. Doa ini berisi harapan agar zakat yang diberikan menjadi amal yang diterima dan membawa keberkahan bagi pemberinya.Berikut bacaan doa menerima zakat fitrah:
“Ajarakallahu fima a‘taita, wa baraka laka fima abqaita, wa ja‘alahu laka tahuran.”
Artinya: “Semoga Allah memberi pahala atas apa yang telah engkau berikan, memberkahi apa yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.”
Doa tersebut mencerminkan harapan agar zakat yang dikeluarkan oleh muzakki mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT, membawa keberkahan pada harta yang dimiliki, serta menjadi sarana penyucian harta dan jiwa.
Selain doa tersebut, ada pula doa pendek yang sering diucapkan oleh umat Islam ketika menerima zakat atau dalam berbagai kesempatan ibadah lainnya.
“Taqabbalallahu minna wa minkum.”
Artinya: “Semoga Allah menerima amal dari kami dan dari kalian.”
Ucapan ini biasanya disampaikan sebagai bentuk doa dan harapan agar ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT.
Makna dan Keutamaan Doa Menerima Zakat
Membaca doa saat menerima zakat fitrah memiliki makna yang mendalam. Selain sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT, doa juga menjadi bentuk penghargaan kepada muzakki yang telah menunaikan kewajibannya.Melalui doa tersebut, penerima zakat turut mendoakan kebaikan bagi orang yang telah berbagi rezeki. Hal ini menunjukkan bahwa zakat tidak hanya menjadi ibadah yang bersifat sosial, tetapi juga memperkuat hubungan spiritual antar sesama umat Islam.