Sampah Belakang RSCM Diviralkan, Pramono Dukung Agar Segera Ditangani

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Sampah Belakang RSCM Diviralkan, Pramono Dukung Agar Segera Ditangani

Fachri Audhia Hafiez • 13 April 2026 22:59

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyambut baik aksi warga yang memviralkan kondisi kumuh dan tumpukan sampah di aliran Sungai Ciliwung. Tepatnya di belakang Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). 

Menurut Pramono, pengawasan publik melalui media sosial sangat membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menjangkau area yang selama ini luput dari pantauan petugas.

"Memang saya harus akui, semakin diviralkan menurut saya semakin baik, sehingga kita segera menangani itu karena tidak semua daerah itu bisa dijangkau," ujar Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 13 April 2026.
 


Pramono menjelaskan bahwa tumpukan lumpur, sampah, hingga semak belukar di area tersebut terjadi karena lokasinya yang sulit diakses. Ia menyamakan kondisi ini dengan penyumbatan di pertemuan arus Ciliwung dan Krukut yang menghambat aliran air menuju laut.

"Sama seperti yang kemarin waktu saat dilakukan pengerukan di pertemuan antara Ciliwung dan Krukut. Itu juga menjadi sumber air tidak bisa segera turun ke laut," jelasnya.

Saat ini, petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat telah dikerahkan untuk melakukan pembersihan intensif. Sebagai solusi jangka panjang, Pramono mengungkapkan pihaknya tengah menjalankan proyek pengerukan skala besar dengan target volume mencapai 178.000 meter kubik lumpur.

"Mudah-mudahan akan diselesaikan dalam satu tahun ini untuk dikeruk supaya air dari Krukut maupun dari Ciliwung bisa turun ke laut lebih cepat," kata Pramono.

Selain pengerukan, Pemprov DKI juga terus mengejar progres normalisasi Kali Ciliwung guna meminimalisasi potensi banjir di ibu kota. Pramono menyebut salah satu kendala utama, yakni pembebasan lahan, sudah mulai menunjukkan titik terang di beberapa segmen penting.


Ilustrasi sampah. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

"Dan kemarin konsentrasi untuk Ciliwung ini kan sebenarnya normalisasi Kali Ciliwung yang segmen Cawang. Dan alhamdulillah pembebasan tanahnya relatif sudah selesai," ucap Pramono.

Sebelumnya, kondisi aliran Kali Ciliwung di kawasan Menteng viral di media sosial setelah akun Instagram @wargajakarta.id mengunggah tumpukan sampah plastik, perabotan rumah tangga, hingga kasur yang menyumbat aliran sungai sepanjang 1,3 kilometer. Endapan lumpur yang tebal bahkan membuat sebagian badan sungai ditumbuhi semak belukar yang menyerupai daratan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)