Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Morowali

Kakak korban pengeroyokan di Morowali, Syamsul Alam. (Metro TV/Ifa Musdalifa)

Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Morowali

Ifa Musdalifa • 28 July 2026 15:09

Sinjai: Seorang pria asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tewas setelah menjadi korban pengeroyokan di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Kakak korban, Syamsul Alam, mendesak polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan tersebut. Ia juga meminta seluruh pihak yang diduga terlibat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Harapan kami untuk pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas seadil-adilnya sampai akar-akarnya," kata Syamsul di Sinjai, Selasa, 28 Juli 2026. 
 


Syamsul mengatakan keluarga masih terpukul atas kejadian tersebut. Polres Morowali diminta menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan menyeluruh. 

"Itu harapan besar kami buat pemerintah khususnya, dan bagi pihak berwajib untuk mengusut tuntas masalah yang terjadi," ujarnya.


Ilustrasi aksi pengeroyokan. Dokumentasi/ Antara.


Peristiwa pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 23.05 WITA, di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sabtu malam, 25 Juli 2026. Korban diduga menjadi sasaran amukan massa hingga meninggal dunia setelah dituduh mencuri sepeda motor di sekitar salah satu minimarket. 

Diketahui, korban merantau ke Morowali sejak tujuh bulan terakhir dan bekerja di salah satu perusahaan di wilayah tersebut. Korban meninggalkan seorang istri dan belum memiliki anak.

(Silvana Febiari)