Sebanyak 1.800 personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, dan Polres Metro Jakarta Utara menggerebek sarang peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: Dok. Metro TV.
Momen 1.800 Personel Gabungan Gunakan KRL Commuter Line Gerebek Kampung Bahari
Fachri Audhia Hafiez • 1 November 2026 15:37
Jakarta: Sebanyak 1.800 personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, dan Polres Metro Jakarta Utara mengerahkan operasi skala besar. Langkah ini guna menggerebek sarang peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Taktik pengepungan multiarea diterapkan guna menutup seluruh celah pelarian para pelaku di lorong-lorong pemukiman padat,” tegas Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso dalam keterangannya, Minggu, 1 November 2026.
Dalam penggerebekan tersebut, ratusan petugas bersenjata lengkap menyusup secara senyap menggunakan moda transportasi KRL Commuter Line. Petugas langsung turun di bantaran rel kereta api untuk menyergap lokasi dari berbagai penjuru.
.jpeg)
Sebanyak 1.800 personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, dan Polres Metro Jakarta Utara menggerebek sarang peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: Dok. Metro TV.
Operasi skala besar itu berhasil mengamankan sejumlah terduga bandar dan pengguna narkoba. Selain pelaku, petugas turut menyita berbagai barang bukti di lokasi, mulai dari alat hisap (bong), senjata api, hingga mesin cetak pil ekstasi.