Polisi Cocokkan DNA WNA Ukraina Hilang dengan Potongan Tubuh di Pantai Ketewel

Polisi memasang police line di Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (26/2/2026). ANTARA/HO-Humas Polres Gianyar

Polisi Cocokkan DNA WNA Ukraina Hilang dengan Potongan Tubuh di Pantai Ketewel

Lukman Diah Sari • 28 February 2026 11:20

Denpasar: Polda Bali mencocokkan DNA keluarga korban WNA yang dilaporkan hilang diduga diculik, dengan potongan tubuh manusia yang ditemukan di kawasan Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar, Bali. Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan pihaknya telah mengambil sampel DNA dari potongan tubuh tersebut dan pihak keluarga untuk proses identifikasi.

“Sampel DNA sudah kami ambil dan akan diperiksa oleh tim DVI (Disaster Victim Identification) Biddokes Polda Bali bersama Bidlabfor Polda Bali. Sampel ini nantinya akan dicocokkan dengan sampel DNA keluarga yang melaporkan kehilangan,” ujar Ariasandy, melansir Antara, Sabtu, 28 Februari 2026.

Ia menjelaskan, laporan orang hilang diterima pada 15 Februari 2026 sekitar pukul 23.30 Wita di Polsek Kuta Selatan. Laporan tersebut menyebutkan seorang warga negara asing (WNA) diduga menjadi korban penculikan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy. ANTARA/Rolandus Nampu

Berdasarkan laporan yang diterima, korban yang dilaporkan hilang merupakan warga negara Ukraina berjenis kelamin laki-laki. Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk meminta sampel DNA guna kepentingan pencocokan.

Sementara itu, hingga saat ini polisi telah menemukan sejumlah potongan tubuh yang tersebar di delapan titik di sekitar muara sungai dan pesisir Pantai Ketewel. Bagian tubuh yang ditemukan antara lain kepala, dada sebelah kanan dan kiri, lengan, paha, telapak kaki kanan, serta organ-organ dalam.

"Kalau melihat dari kondisi yang ditemukan, kemungkinan korban dimutilasi. Potongannya terlihat agak kasar. Namun untuk memastikan, kami masih menunggu hasil otopsi dari tim forensik,” ujar dia.

Menurut Ariasandy, kondisi potongan tubuh tersebut sudah mulai mengalami pembusukan dan diperkirakan telah lebih dari dua hingga tiga hari sejak kematian. Polisi juga masih menyelidiki apakah potongan tubuh tersebut dibuang di lokasi lain kemudian terbawa arus sungai hingga ke muara, atau dibuang langsung di sekitar lokasi penemuan.

Sejak menerima laporan dugaan penculikan, tim dari Polda Bali bersama Polres Gianyar langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengamankan barang bukti serta meminta keterangan saksi-saksi. Rekaman CCTV di sepanjang jalur menuju lokasi juga tengah diperiksa.

“Kami masih bekerja di lapangan. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah hasil identifikasi dan penyelidikan lebih lengkap,” tegas dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)