Polisi Usut Penemuan Jenazah Pria di Gardu Listrik Pancoran

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (kanan) dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza

Polisi Usut Penemuan Jenazah Pria di Gardu Listrik Pancoran

Siti Yona Hukmana • 2 September 2026 17:25

Jakarta: Kepolisian mengusut penemuan jenazah pria di dalam gardu listrik samping Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan. Jasad itu ditemukan pada Selasa, 1 September 2026.

"Polsek Pancoran menyelidiki penemuan jenazah seorang laki-laki di dalam gardu listrik samping Stasiun LRT Pancoran, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (1 September 2026) sekitar pukul 17.15 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Jakarta dilansir Antara, Rabu, 2 September 2026.

Identitas jenazah belum diketahui. Polisi masih memeriksa untuk mengungkap identitas korban, sekaligus mengetahui penyebab kematiannya.

Budi menjelaskan penemuan jenazah tersebut berawal dari informasi mengenai aroma tidak sedap yang tercium dari sekitar gardu listrik. Informasi itu diterima petugas Dinas Perhubungan dari seorang pedagang yang berada di sekitar lokasi.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian," ujar Budi.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Pancoran mendatangi lokasi dan memeriksa tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga melakukan olah TKP untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti yang dapat membantu proses penyelidikan.

Petugas evakuasi mayat pria tak dikenal yang diduga tersengat listrik saat hendak mengambil kabel di gardu listrik LRT Pancoran. Foto: dok. Antara. 

Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar jenazah, di antaranya sebuah karung berwarna putih, gergaji besi, dan topi.

Kepolisian masih mendalami keterkaitan barang-barang tersebut dengan penemuan jenazah. Polisi belum menyimpulkan barang-barang itu memiliki hubungan langsung dengan kematian korban.

"Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta melibatkan Tim Inafis," kata Budi.

Jenazah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan proses identifikasi guna memastikan identitas serta penyebab kematiannya.

(Siti Yona Hukmana)