Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (ANTARA/Rio Feisal)
KPK Panggil 3 ASN terkait Kasus Pengurusan Sertifikat K3
Achmad Zulfikar Fazli • 15 September 2026 14:31
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Ketenagakerjaan untuk diperiksa pada penyidikan kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kemenaker. Ketiga saksi bakal diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi atas nama AWE, MF, dan MAT selaku ASN Kemenaker,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 15 September 2026.
.jpeg)
Gedung Merah Putih KPK. Metro TV/Candra
Kasus pemerasan tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan bersama 10 orang lain sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Para tersangka, yakni Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker pada 2022–2025 Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker pada 2022-2025 Gerry Aditya Herwanto Putra, Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker pada 2020–2025 Subhan, Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker pada 2020–2025 Anitasari Kusumawati, dan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker pada Maret–Agustus 2025 Fahrurozi.
Kemudian, Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker pada 2021-Februari 2025 Hery Sutanto, Subkoordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri, Koordinator di Kemenaker Supriadi, pihak PT KEM Indonesia Temurila, pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud, dan mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan.
Pada 11 Desember 2025, KPK mengumumkan tiga tersangka baru dalam kasus tersebut. Mereka adalah mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker Chairul Fadhly Harahap, mantan Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 Kemenaker Haiyani Rumondang, serta mantan Kepala Biro Humas Kemenaker Sunardi Manampiar Sinaga.