Tiga jenazah korban dugaan pembunuhan tiba di kamar jenazah di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, Jawa. Minggu, 28 Desember 2025. ANTARA/Novi Husdinariyanto
Polda Jatim Terjunkan Timsus Usut Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo
Amaluddin • 31 December 2025 10:24
Surabaya: Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menerjunkan Tim Khusus (Timsus) untuk mengusut kasus pembunuhan satu keluarga di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Tim tersebut diperintahkan untuk mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan Polres Situbondo dan Polsek Besuki.
“Benar, kami bersama tim gabungan dari Polda Jawa Timur, Polres Situbondo, dan Polsek Besuki saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini,” kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur, Rabu, 31 Desember 2025.
Peristiwa tragis tersebut terungkap setelah tiga korban yang merupakan satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumah mereka pada Minggu, 28 Desember 2025. Ketiganya adalah M Hasim (58), Suningsih (38), dan putri mereka Umi Rahmania (18).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, posisi ketiga korban ditemukan di tempat yang berbeda. Suningsih dan Umi Rahmania ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar, sementara M Hasim ditemukan tergeletak dalam kondisi bersimbah darah di area kamar mandi yang berada dekat dapur.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan jasad bermula ketika Abdur, orang tua Suningsih, mendatangi rumah korban untuk mengantarkan tempe. Namun, setelah beberapa kali mengetuk pintu, tidak ada respons dari dalam rumah.
Merasa curiga, Abdur kemudian melihat pintu samping rumah dalam kondisi tidak terkunci. Ia sempat masuk ke dapur untuk meletakkan tempe, lalu keluar kembali. Sekitar 30 menit berselang, rasa khawatir mendorong Abdur kembali masuk ke dalam rumah melalui pintu samping tersebut.
Saat itu, ia menemukan M Hasim tergeletak bersimbah darah di area kamar mandi. Dalam kondisi panik, Abdur mencari keberadaan anak dan cucunya. Suningsih dan Umi Rahmania akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar dengan luka parah dan bersimbah darah.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus untuk mengungkap motif, kronologi lengkap, serta pelaku dalam kasus pembunuhan sadis tersebut. Sejumlah barang bukti telah diamankan dan saksi-saksi mulai dimintai keterangan.
Polda Jawa Timur memastikan penanganan kasus ini menjadi atensi serius. Sebab, korban merupakan satu keluarga dan ditemukan meninggal secara mengenaskan di dalam rumahnya sendiri.