Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Foto: Dok. Polda Metro Jaya.
4.274 Polisi Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Pati di DPR
Siti Yona Hukmana • 27 August 2026 10:17
Jakarta: Polda Metro Jaya mengerahkan 4.274 personel untuk mengamankan jalannya aksi penyampaian aspirasi warga Pati di kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. Pengerahan ribuan personel ini untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.
"Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di Gedung DPR/MPR RI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, dilansir Antara, Kamis, 27 Agustus 2026.
Baca Juga :
Rekayasa Lalu Lintas Sekitar DPR Situasional
"Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab," ujar Budi.
Polda Metro Jaya menempatkan personel sesuai dengan kebutuhan di setiap lokasi. Guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi guna mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan," ujar Budi.

Ribuan personel kepolisian dikerahkan untuk melayani penyampaian aspirasi warga pati. Foto: Humas Polres Jakpus.
Menurut dia, dalam pengamanan itu, seluruh personel diarahkan untuk mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas juga akan diberlakukan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan dan kondisi di lapangan.
Budi mengimbau peserta yang menyampaikan pendapat agar menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, dan menghormati hak masyarakat lain yang menggunakan ruang publik. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
"Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati," kata Budi.