Populer Ekonomi: Destry Terpilih sebagai Gubernur BI hingga Kuota FLPP Naik

Destry Damayanti ditunjuk menjadi Pejabat Gubernur BI sementara menggantikan Perry Warjiyo. Foto: tangkapan layar YouTube TV Parlemen.

Populer Ekonomi: Destry Terpilih sebagai Gubernur BI hingga Kuota FLPP Naik

Eko Nordiansyah • 28 August 2026 08:05

Jakarta: Pemberitaan mengenai Destry Damayanti menjadi Gubernur BI menjadi berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com, Kamis, 27 Agustus 2026. Selain itu ada pemberitaan mengenai kuota FLPP naik menjadi 350 ribu unit.

Berikut berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com:

1. Destry Jadi Perempuan Pertama yang Terpilih sebagai Gubernur BI, Ini Profilnya

Komisi XI DPR RI melalui Rapat Internal pada Kamis sore telah memutuskan dan menetapkan untuk menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih periode 2026-2031.
Baca selengkapnya di sini

2. Purbaya Pastikan Siap Tambah Dana untuk Kebutuhan Atasi Karhutla

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan telah menyiapkan anggaran yang diperuntukkan sebagai tambahan kebutuhan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan siap dicairkan ketika diajukan.
Baca selengkapnya di sini

3. Milenial dan Gen Z Cari Hunian, Lokasi Strategis Jadi Pertimbangan

Danantara Housing Expo 2026 menjadi salah satu ajang bagi masyarakat yang sedang mencari hunian. Generasi milenial hingga Gen Z terlihat turut meramaikan pameran properti yang digelar mulai Kamis, 27 Agustus 2026.
Baca selengkapnya di sini

4. Pemutihan Pajak Kendaraan Jawa Timur Dibuka Hingga 31 Agustus

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan sejumlah keringanan pajak kendaraan melalui program Pembebasan Pajak Daerah 2026. Program yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini berlangsung mulai 1 hingga 31 Agustus 2026.
Baca selengkapnya di sini

5. Kuota FLPP Naik Jadi 350 Ribu Unit, Pemerintah Perluas Akses Rumah Subsidi

Pemerintah meningkatkan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi 350 ribu unit pada 2026, dari sebelumnya sekitar 220 ribu unit per tahun. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan mendukung Program 3 Juta Rumah.
Baca selengkapnya di sini

(Eko Nordiansyah)