Rupiah Menguat di Tengah Ketidakpastian Proposal Damai AS-Iran

11 May 2026 16:45

Jakarta: Nilai tukar rupiah di pasar offshore tercatat menguat terbatas pada pembukaan perdagangan hari ini, 11 Mei 2026. Pergerakan yang cenderung stagnan tersebut terjadi karena investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah, terutama terkait proposal perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. 

Di pasar Non-Deliverable Forward (NDF), rupiah dibuka menguat tipis sebesar 0,01 persen ke level Rp17.386 per dolar AS (USD). Setelah itu, penguatan rupiah bertambah menjadi 0,07 persen hingga berada di level Rp17.374 per USD.
 

Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Turun 35 Poin ke Rp17.417

Kondisi nilai tukar rupiah yang bergerak terbatas tersebut merupakan reaksi pasar terhadap perkembangan terbaru Presiden AS Donald Trump yang dilaporkan menolak proposal perdamaian yang diajukan Iran. Saat ini, para investor masih menunggu kejelasan terkait kemungkinan langkah diplomasi lanjutan maupun potensi eskalasi konflik yang dapat menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)