18 September 2026 18:05
Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menertibkan praktik under-invoicing yang merugikan negara. Prabowo menyebut penertiban praktik under-invoicing dapat meningkatkan potensi pendapatan dan mendongkrak kesejahteraan rakyat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Prabowo dalam dialog bersama para jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Prabowo menilai penertiban ini bukan soal berani atau tidak, melainkan merupakan kewajiban seorang kepala negara untuk menyejahterakan rakyatnya.
"Saya kira begini ya, ini bukan soal berani tidak berani. Ini kewajiban. Saya disumpah untuk menegakkan Undang-Undang Dasar, berarti there's something wrong with our system. Ini sumbernya pusat data Bank Dunia ya, ini Bank Dunia nih. Jadi ya kita harus lihat dong, kalau ada penyakit masa kita diam, ya kita harus cari sumbernya apa, kita perbaiki," ujar Prabowo, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Jumat, 18 September 2026.