Warga Nahdliyin Berharap Sosok Pemimpin Baru NU Bisa Menyatukan Semua Kalangan

1 September 2026 17:56

KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Rais Aam PBNU dalam Muktamar ke-35 NU. Keduanya diharapkan bisa membawa muruah NU menjadi lebih baik.

Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 1 September 2026, beberapa warga Nahdliyin menyampaikan harapan terkait kepemimpinan baru PBNU periode 2026-2031.

"Ya alhamdulillah untuk Muktamar kali ini berjalan dengan lancar. Dan untuk khususnya untuk Gus Kikin, diharapkan nanti bisa membawa NU yang lebih baik. Dan mungkin Gus Kikin juga sebagai dzurriyah ya dari pendiri NU juga, Kiai Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari. Ya semoga dari sini NU kembali ke jamaah gitu ya," ujar warga Nahdliyin, Arif Fauzi.

Selain harapan untuk mewujudkan NU yang lebih baik, warga Nahdliyin juga berharap kepemimpinan NU yang baru mampu menyatukan semua kalangan.

"Yang paling penting harapannya adalah beliau salah satu dzurriyah ya dari Mbah Hasyim Asy'ari yang itu diharapkan memudahkan untuk bisa menyatukan semua elemen yang ada di NU. Nah tentu di sini ada generasi muda nih. Ya gimana caranya NU juga ee terus meningkatkan perannya terhadap generasi muda itu tentang digital, tentang AI," ujar warga Nahdliyin lainnya, Anas Munaji.

Di samping harapan untuk mewujudkan NU yang lebih baik dan dapat menyatukan semua kalangan, warga Nahdliyin juga berharap kepemimpinan baru dapat mewujudkan kemandirian ekonomi dari kader NU dan transformasi digital.

"Banyak hal ya yang paling mendesak terutama kemandirian ekonomi dari kader-kader NU dan juga transformasi digital. Banyak tata kelola yang perlu kita perbaiki semua agar kita bisa berjalan beriringan dengan organisasi-organisasi modern yang tarafnya internasional," ujar Fahmi. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X