KDMP Berpotensi Hemat Anggaran Subsidi hingga Rp150 Triliun/Tahun

10 September 2026 13:29

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria menyebut Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berpotensi menghemat anggaran subsidi negara hingga Rp150 triliun setiap tahun. 

Doni menjelaskan KDMP menerapkan sistem data tunggal atau single data yang membuat penyaluran subsidi jauh lebih tepat sasaran. Selain itu, KDMP juga dirancang sebagai pusat distribusi utama di tingkat desa agar barang subsidi tepat sasaran.

Dony juga menyampaikan Danantara bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) membangun integrasi sistem online. Sistem ini nantinya akan menjadi basis data bagi penerima subsidi sehingga dapat menekan kebocoran subsidi yang tidak tepat sasaran hingga Rp150 triliun per tahun. 

"Kita sedang membuat tim antara saya, tim saya, dan tim Pak Purbaya, dan tim Menteri Koperasi, membangun nanti online system yang berdasarkan kepada basis siapa yang berhak untuk menerima subsidi. Teman-teman bisa bayangkan nanti paling tidak kita bisa menghemat subsidi kita yang tidak tepat sasaran sekitar Rp150 triliun setahun," ujar Dony, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV pada Kamis, 10 September 2026.

Selain menjadi wadah penyaluran subsidi, KDMP juga berfungsi sebagai instrumen pengendali inflasi di daerah. Unit KDMP yang tersebar di seluruh daerah dapat menjadi jaringan distribusi yang mencakup seluruh desa, sehingga pemerintah dapat langsung melakukan intervensi jika terjadi lonjakan harga bahan pokok di pasar lokal.

"Lewat Kopdes Merah Putih kita bisa menekan inflasi. Kalau terjadi inflasi, orang main-mainin harga, kita punya distribusi di seluruh desa," tegasnya. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X