2 March 2026 14:48
Teheran: Suasana di Iran mulai stabil dan terpantau minim aktivitas memasuki hari ketiga usai Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke negara tersebut. Para warga mengurangi aktivitas rutin untuk memperingati 40 hari masa berkabung atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas pada serangan AS-Israel.
"Sekarang memasuki hari ketiga, memang suasana sangat tenang karena seperti yang sudah ditentukan 40 hari masa berkabung termasuk tujuh hari libur nasional terkait meninggalnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Dengan demikian masyarakat mengurangi aktivitas rutinnya dan memilih untuk tinggal di kediaman masing-masing," tutur Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia (RI) untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, dikutip dari Breaking News, Metro TV, Senin, 2 Maret 2026.
Serangan udara besar-besaran yang dilancarkan AS-Israel pada Sabtu lalu menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Terutama di Kota Teheran yang menjadi target utama serangan tersebut. Akibat serangan tersebut, kemacetan panjang juga turut terjadi.
| Baca Juga: Dubes RI Pastikan Semua WNI di Iran Aman, Evakuasi Masih Dikaji |