23 September 2026 14:45
Kemarau ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Tangerang, Banten, membuat kualitas air baku di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang, mengalami penurunan. Meski demikian, PDAM Tirta Benteng memastikan ketersediaan air baku masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Direktur Teknik PDAM Tirta Benteng Joko Surana mengakui perlu penanganan khusus untuk memperbaiki kualitas air baku sebelum disalurkan kepada masyarakat. Sejumlah langkah dilakukan, di antaranya meningkatkan pengawasan terhadap kualitas air baku serta menyesuaikan dosis bahan kimia dalam proses pengolahan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penggunaan bahan pendukung, seperti klorin dan bentonit untuk membantu proses pengolahan dan pembentukan flok hingga kotoran dalam air dapat dipisahkan secara optimal.
"Saat ini kami melaksanakan pertama adalah pekerjaan rekorinasi ini untuk mereduksi mangan dan juga partikel-partikel yang terlarut seperti yang sudah kita cek tadi bersama. Bahwasanya kondisi air ini nampaknya warna ya, warnanya sudah hijau hitam-hitaman itu yang harus kita perhatikan," ujar Joko, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 23 September 2026.