Jeritan Hati Ibu di Kalimantan: Anak Terkena ISPA, Air Bersih Semakin Susah

17 September 2026 16:46

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak kunjung padam memaksa warga  Kalimantan untuk terbiasa hidup berdampingan dengan asap. Dampaknya, tak sedikit dari mereka yang mulai terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA). 

Dari orang dewasa hingga anak-anak mulai terjangkit ISPA. Akbar, anak dari Ibu Iwa Hariyanti, misalnya. Kini mengalami batuk, pilek, dan kesulitan saat bernapas. Kondisi ini kerap membuat Iwa khawatir. Terlebih dia memiliki pengalaman pahit, di mana anak pertamanya pernah mengalami kejang akibat demam tinggi.

"Pertama dia demam, terus sekali demamnya agak turun, agak membaik, itulah timbul batuk pilek. Apalagi kan musim sekarang ini kan musim asap. Jadi takut apa-apa gitu, gejalanya juga sesak napas, itulah yang saya takutkan. Maka dibawa ke puskesmas," ujar Iwa, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis, 17 September 2026. 

Sebagai seorang ibu, Iwa sering terjaga setiap malam untuk menenangkan Akbar yang kesulitan tidur akibat sesak napas. Sementara itu, dirinya harus sudah bangun ketika subuh untuk mengurus kebutuhan rumah tangga dan mendampingi anak-anaknya belajar dari rumah. 

Iwa bercerita tantangan yang dihadapinya tidak hanya soal kesehatan, melainkan juga masalah air bersih. Di tengah kemarau panjang dan kabut asap, mereka kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Iwa harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air galon setiap hari.

"Apalagi kan air sekarang  kan susah, tiap hari saya tuh beli air galon tu. Itu untuk kebutuhan semua, masak, kebutuhan apa kan semua. Beras, minyak, semua naik," ujarnya.

Iwa hanya berharap kondisi kabut asap ini dapat segera berlalu dan hujan segera turun. Supaya anak-anaknya bisa kembali bermain dan bersekolah dengan sehat. 

"Untuk sekarang ini, kalau bisa sih segera hujanlah ya, supaya kabut ini gak tebal lagi. Jangankan anak-anak, untuk orang tua pun susah bernapas. Apalagi pagi itu lebih tebal kabutnya. Semoga pemerintah beri bantuan seperti air kan. Terutama hujanlah supaya kami tak hirup kabut lagi," ucap Iwa. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X