Gencatan Senjata Hampir Berakhir, Negosiasi AS-Iran di Ujung Tanduk

22 April 2026 15:48

Teheran: Gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dijadwalkan berakhir, pada Rabu atau Kamis minggu ini. Namun hingga kini, upaya Pakistan untuk mempertemukan kedua pihak dalam putaran kedua negosiasi masih belum membuahkan hasil.

Pemerintah Pakistan terus memperketat keamanan di Ibu Kota Islamabad dan wilayah sekitarnya seiring dengan segera berakhirnya masa gencatan senjata AS-Iran. Pemerintah Paksitan bahkan telah menetapkan status siaga keamanan tingkat tinggi. 

Gencatan senjata antara AS dan Iran berlangsung selama 14 hari, dimulai pada Rabu, 8 April 2026, lalu. Kesepakatan tersebut dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April 2026 waktu AS atau Kamis, 23 April 2026 WIB.

Meski dilakukan gencatan senjata, situasi kedua negara tersebut tetap memanas akibat AS memblokade angkatan laut di Selat Hormuz pada 13 April lalu. Disusul dengan Iran yang kembali menutup Selat Hormuz.  
 

Baca Juga: Militer Iran Siaga Penuh, Ancam Serang Balik Jika AS Luncurkan Serangan Baru

Sementara itu, menjelang berakhirnya masa gencatan senjata, Iran menuntut kompensasi besar atas kerusakan yang diakibatkan serangan AS dan Zionis Israel. Iran juga menolak keras memberikan konsensi besar dalam perundingan. 

"Kami tidak ingin memperluas perang. Kami hanya menginginkan hak kami!. Kami menginginkan perdamaian, kami membela diri," tutur Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 22 April 2026. 

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump juga menegaskan, tidak akan terjadi kesepakatan damai dalam negosiasi putaran kedua di Pakistan. Ia juga menyebut blokade akan tetap berlanjut. 

"Mungkin saya tidak akan memperpanjangnya, tetapi blokade akan tetap berlaku. Dan sayangnya, kita harus mulai menjatuhkan bom lagi," ujar Trump.  

Sikap kedua pihak yang belum menunjukkan komitmen menuju perdamaian memicu kekhawatiran global. Publik berharap perundingan lanjutan tetap berlangsung agar kesepakatan damai dapat segera tercapai.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)