13 April 2026 13:17
Jakarta: Konflik di kawasan Timur Tengah memicu lonjakan harga plastik di Indonesia hingga mencapai 80 persen. Situasi ini menuai keluhan dari masyarakat khususnya para pedagang, mengingat plastik merupakan salah satu komoditas yang banyak digunakan di Tanah Air.
Salah satu pedagang di Pasar Tanjung Duren, Jakarta Barat (Jakbar), Jack, turut merasakan dampak dari kondisi ini. Kenaikan harga terjadi pada hampir semua jenis plastik, mulai dari kemasan makanan atau minuman hingga perlengkapan makan seperti sendok dan piring.
"Kalau kenaikan (terjadi pada) seluruh plastik, mulai jenis Polyethylene (PE), Polypropylene (PP), High Density Polyethylene (HD) anti panas maupun piring-piring ataupun sendok, pokoknya yang berhubungan plastik semuanya pasti naik," ungkap Jack, dikutip dari Zona Bisnis, Metro TV, Senin, 13 April 2026.
Jack menyebut kenaikan harga plastik cukup bervariatif tergantung jenisnya. Plastik PE, PP, dan HD, merupakan jenis dengan kenaikan paling signifikan hingga 50–60 persen. Yang semula harganya sekitar Rp30 ribu kini naik menjadi Rp50–51 ribu.
| Baca Juga: Gubernur DKI Sebut Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Berinovasi |