Asap Karhutla dari Kalimantan Mulai Singgah ke Sulbar

14 October 2026 15:11

Polman: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan mulai menyebar hingga ke Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Warga mulai merasa terganggu dengan asap tersebut dan menurunkan kualitas udara.

Dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 14 Oktober 2026, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Kabupaten Polman masuk dalam kategori tidak sehat akibat kabut asap karhutla kiriman dari Kalimantan. Sejumlah pengendara mulai menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan saat bepergian menggunakan kendaraan.

Selain di jalan, kabut asap juga menyelimuti kawasan stadion dan sport center di Kabupaten Polman. Masyarakat berharap agar pemerintah segera mengatasi karhutla agar tidak semakin meluas. Masyarakat juga berharap dinas setempat membagikan masker dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. 

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memprioritaskan operasi darat untuk menangani karhutla di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatra Selatan (Sumsel). Kabut asap tebal yang menyebabkan rendahnya jarak pandang membuat helikopter water bombing di Kalimantan Tengah tidak dapat beroperasi selama lebih dari sepekan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, kondisi tersebut menjadi kendala dalam upaya pemadaman karhutla, khususnya di Kalteng.

“Kalimantan Tengah khususnya, tadi kami laporkan bahwa untuk heli water bombing ini sudah hampir seminggu lebih tidak bisa terbang karena visibility rendah. Untuk Sumatra Selatan baru hari ini bisa terbang,” kata Suharyanto dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu 14 Oktober 2026.

Untuk memperkuat penanganan karhutla, BNPB juga mengerahkan operasi modifikasi cuaca (OMC). Sebanyak empat pesawat disiagakan untuk penanganan di Kalteng, sedangkan dua pesawat dari Pangkal Pinang digunakan untuk mendukung penanganan di Sumsel.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X