Medan: Aksi kejar-kejaran dan letusan tembakan peringatan mewarnai penggerebekan sarang narkoba di kawasan Jermal 12, Medan. Dalam penggerebekan ini, tim gabungan Polrestabes Medan dan BNN menangkap tiga orang pengguna narkoba, serta menyita paket sabu dan ganja kering.
Menembus jalan berlumpur dan berbatuan, tim gabungan Satresnarkoba Polrestabes Medan bersama BNN menggerebek sejumlah barak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba di kawasan Jermal 12.
Petugas sempat meletuskan sejumlah tembakan peringatan ke udara, setelah mendapati sejumlah orang mencoba melarikan diri.
Baca Juga :
Tiga orang berhasil diamankan. Dari lokasi, polisi menyita setidaknya dua paket sabu dan 14 paket ganja kering.
Salah satu pelaku berinisial IG tampak terus menangis saat diamankan petugas. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi angkutan kota ini mengaku menyesali perbuatannya dan baru dua kali datang ke lokasi untuk menggunakan sabu.
Meski demikian, polisi tetap membawa ketiganya ke kantor polisi untuk menjalani proses lebih lanjut.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, menyebut polisi telah mengidentifikasi pemasok narkoba di kawasan tersebut dan kini tengah memburunya.
Untuk mencegah aktivitas serupa kembali terjadi, petugas menghancurkan dan membakar lapak-lapak yang digunakan untuk aktivitas narkoba. Lapak tersebut disebut baru berdiri sekitar satu pekan.
Polisi juga memasukkan kawasan Jermal 12 dalam pantauan dan memastikan penggerebekan akan kembali dilakukan jika ditemukan aktivitas serupa.
Sementara itu, ketiga orang yang diamankan akan menjalani proses asesmen untuk menentukan penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku. (Edy Sembiring)