Krisis Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan Air ke 8 Kecamatan di Sulbar

14 September 2026 12:27

Sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami krisis air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat krisis air bersih terjadi di delapan kecamatan, di antaranya Binuang, Mapili, Wonomulyo, Campalagian, Matakali, Balanipa, Limboro, dan Tinambung.

BPBD setempat terus mendistribusikan air bersih dan menambah jumlah pasokan hingga dua kali lipat, salah satunya di lingkungan Tinggas-Tinggas dan Pagiling, Kelurahan Tinambung. 

Kepala BPBD Polman, Andi Chandra menyebut warga rela mencari air bersih hingga tujuh kilometer karena musim kemarau krisis air akibat musim kemarau ekstrem. 

"Karena mereka memang sumur-sumurnya sudah pada kering, lagi pula mereka untuk mendapatkan akses air bersih, dia ada yang mencari sampai 7 km dan itu pun kadang-kadang mereka jalan kaki. Kondisi seperti ini yang mau kita bantu. Termasuk juga waktu kami di Kecamatan Luyo, ternyata malah ada yang mencari air sejauh 10 km di Desa Tenggelang," ujar Andi, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV pada Senin, 14 September 2026.   

Bantuan air bersih tersebut dimanfaatkan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah warga kesulitan memperoleh sumber air selama musim kemarau

BPBD memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau masih berlangsung.

Sementara itu, masih di wilayah Sulawesi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel). Kondisi tersebut berdampak pada ribuan warga, lahan persawahan, hingga kawasan yang terdampak kebakaran.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan kekeringan berdampak pada 724 kepala keluarga (KK) atau 2.292 jiwa di 13 kecamatan di Kabupaten Wajo. 

"Kejadian tersebut berdampak pada 13 kecamatan dengan 56 desa dan 17 kelurahan, di antaranya Kecamatan Tempe, Tanasitolo, Majauleng, Pammana, Sabbangparu, Gilireng, Sajoanging, Pitumpanua, Maniangpajo, Penrang, Keera, dan Takkalalla," kata Berton dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 September 2026. 

(Lutfia Azzahra)

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X