18 April 2026 22:44
Jakarta: Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) geram terhadap pihak-pihak yang memfitnah dirinya terkait video ceramah yang menyinggung konflik Poso saat di Universtias Gadjah Mada (UGM). Walaupun geram, dia tetap mendoakan pihak yang memfitnah dirinya, termasuk pihak yang memotong dan penyebar video tersebut agar mendapatkan pengampunan dari Tuhan.
"Mudah-mudahan Tuhan, Allah, memaafkan para pemfitnah itu," kata JK, dalam program Headline News Metro TV, Sabtu, 18 April 2026.
JK heran dirinya dituding penista agama. Padahal dia yang berperan untuk meredam konflik Poso. Dia pun mempertanyakan kontribusi para pemfitnah itu saat konflik Poso terjadi.
"Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan," ujar JK, tegas.
Dia sedang mempertimbangkan untuk melaporkan balik pelapor dirinya ke polisi terkait dugaan penistaan agama. Sebab, tuduhan tersebut tidak berdasar, bahkan cenderung memfitnah.

(Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK). Foto: Metrotvnews.com/Vania.)