Ilustrasi lalu lintas. Foto: Dok. Jasa Marga.
Ada Penyampaian Aspirasi 20 Oktober, Cek Rute Alternatif Monas hingga Gedung DPR
Fachri Audhia Hafiez • 19 October 2026 19:54
Jakarta: Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan rute alternatif sehubungan dengan rencana kegiatan aksi penyampaian aspirasi yang digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.
“Masyarakat diimbau mengantisipasi kepadatan dan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Monas, Jalan Sudirman–Thamrin, serta Gedung MPR/DPR RI, Jakarta Pusat,” tulis akun Instagram resmi @tmcpoldametro, Senin, 19 Oktober 2026.
Rekayasa lalu lintas di lapangan bersifat situasional dengan menyesuaikan kondisi serta perkembangan arus kendaraan di lokasi. Untuk mengurai potensi kemacetan, Ditlantas Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah rute alternatif bagi para pengguna jalan.

Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan rute alternatif sehubungan dengan rencana kegiatan aksi penyampaian aspirasi yang digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto: Instagram resmi @tmcpoldametro.
Berikut rute alternatif yang disiapkan kepolisian:
Menuju Kawasan Monas:
- Dari Jakarta Barat: Jl. Tomang Raya – Jl. Suryopranoto – Jl. Harmoni – Monas
- Dari Jakarta Selatan: Jl. Tendean – Jl. Rasuna Said – Jl. HOS Cokroaminoto – Tugu Tani – Monas
- Dari Jakarta Timur: Jl. Jatinegara – Jl. Kramat Raya – Tugu Tani – Monas
Menuju Slipi/Tomang:
- Dari Simpang Semanggi: Jl. Sudirman – Jl. Benhil – Jl. Pejompongan – Jl. Letjen S. Parman
- Dari Jl. Gatot Subroto: Jl. Gerbang Pemuda – Jl. Patal Senayan – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Letjen S. Parman
Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan waktu keberangkatan, memanfaatkan rute alternatif yang telah disediakan, serta menghindari titik-titik lokasi aksi apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Pihak kepolisian juga meminta seluruh pengguna jalan untuk tetap tertib dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)