Gerindra Dalami Kabar Pertemuan Tokoh Oposisi dengan Dubes Singapura

Ketua DPP Partai Gerindra sekaligus Sekretaris Fraksi Gerindra DPR, Bambang Haryadi. Foto: Dok. Fraksi Gerindra.

Gerindra Dalami Kabar Pertemuan Tokoh Oposisi dengan Dubes Singapura

Fachri Audhia Hafiez • 25 October 2026 10:21

Jakarta: Partai Gerindra mendalami informasi mengenai dugaan pertemuan antara Duta Besar (Dubes) Singapura untuk Indonesia dengan sejumlah tokoh yang berseberangan dengan pemerintah. Informasi ini beredar di media sosial.

"Partai Gerindra mencermati informasi yang belakangan beredar di media sosial, di mana disebutkan adanya pertemuan tokoh-tokoh antipemerintah bertemu Dubes Singapura untuk Indonesia," kata Ketua DPP Partai Gerindra sekaligus Sekretaris Fraksi Gerindra DPR, Bambang Haryadi, kepada wartawan, Minggu, 25 Oktober 2026.
 


Bambang menjelaskan, Gerindra melalui anggotanya di Komisi I DPR sedang mendalami kebenaran informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah adalah hal yang sah dalam demokrasi, selama tidak diboncengi agenda terselubung.

"Pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto selama ini terbuka terhadap kritik. Namun perlu ditekankan, kritik tersebut hendaknya ditujukan perbaikan tanpa ada sisipan kepentingan lain apalagi asing," ujar Bambang.

Informasi yang memicu perbincangan di media sosial tersebut menyebutkan dua nama tokoh yang diduga mendatangi kediaman Dubes Singapura, yakni peneliti Saiful Mujani dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. Unggahan itu juga menyertakan video bagian depan kediaman Dubes Singapura di Jakarta dengan keterangan 'Londo ireng is coming'.

Dino Patti Djalal Membantah

Dino membantah berkunjung ke kediaman Duta Besar Singapura. Dia menegaskan informasi tersebut fiktif dan merupakan berita bohong (hoaks) yang sengaja dibingkai oleh pihak tak bertanggung jawab.

"I think this is a great story, ya, of how something totally nothing orang bisa menciptakan berita yang totally fiktif, kemudian di-pick-up, (jadi) berita," kata Dino kepada Metrotvnews.com, Minggu, 25 Oktober 2026.


Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. Foto: Dok. Pribadi.

Dino membeberkan sejumlah fakta keliru dari narasi yang beredar tersebut. Pertama, dia menegaskan bahwa sedang berada di Australia pada akhir pekan lalu. 

Kedua, ia menyatakan sudah bertahun-tahun tidak berkunjung ke kediaman Duta Besar Singapura. Selain itu, ia membantah memiliki kedekatan khusus dengan pihak-pihak yang dikaitkan dalam narasi di media sosial tersebut, termasuk Saiful Muzani.

Dino menegaskan bakal mengambil langkah hukum. Ia berencana melaporkan temuan akun-akun penyebar hoaks tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta kepolisian.

"Saya mau ke Komdigi dan saya akan coba selidiki akun-akun ini," ucap Dino. 

(Fachri Audhia Hafiez)