Kapolri: Sumut Daerah Nomor 1 Pengedaran Narkoba

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat memberi sambutan dalam konferensi pers pengungkapan 1,16 ton narkoba di Pelabuhan Pelindo Bandar Deli Belawan, Sumut, Jumat, 23 Oktober 2026. Foto: Metro TV.

Kapolri: Sumut Daerah Nomor 1 Pengedaran Narkoba

Siti Yona Hukmana • 23 October 2026 11:21

Jakarta: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Sumatra Utara (Sumut) daerah nomor 1 paling banyak pengedaran narkoba. Hal itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Memang Sumatra Utara ini adalah daerah saat ini ya, nomor 1," kata Suyudi dalam sambutannya pada acara konferensi pers pengungkapan 1,16 ton narkoba di Pelabuhan Pelindo Bandar Deli Belawan, Sumut, dilihat dalam Breaking News Metro TV, Jumat, 23 Oktober 2026.

Namun, Suyudi meminta Sumut tidak berkecil hati. Meski masif peredaran narkoba, Sumut paling banyak mengungkap kasus narkotika.

"Tepuk tangan juga boleh. Terima kasih juga Pak Gubernur, Pak Kapolda, Pak Kapolrestabes. Jadi jangan kita kecil hati dengan data, data biasa seperti itu, tapi yang paling penting adalah langkah-langkah," ungkap Suyudi. 

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat memberi sambutan dalam konferensi pers pengungkapan 1,16 ton narkoba di Pelabuhan Pelindo Bandar Deli Belawan, Sumut, Jumat, 23 Oktober 2026. Foto: Metro TV.

Suyudi menyebut langkah-langkah dalam menghadapi narkoba harus terus dilakukan. Mulai dari hulu hingga ke hilir.

Suyudi mengapresiasi Gubernur Sumut Bobi Nasution yang mengeluarkan kebijakan untuk melarang total penggunaan vape di lingkungan ASN. Menurut Suyudi, Sumut satu-satunya provinsi yang mengeluarkan kebijakan itu. 

"Ini pantut diapresiasi. Tepuk tangan juga ini. Ya karena kita tahu, VAPE adalah salah satu pintu masuk narkotika yang mana kita tahu evolusi perubahan narkotika dunia, termasuk Indonesia dari yang bentuknya padat menjadi cair," ujar jenderal polisi bintang empat itu.

(Siti Yona Hukmana)