Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Hari Ini Diramal Bisa Tembus USD4.330/Troy Ons

Ilustrasi emas batangan. Foto: en.trend.az

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Hari Ini Diramal Bisa Tembus USD4.330/Troy Ons

Husen Miftahudin • 3 July 2026 12:21

Jakarta: Harga emas dunia diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan. Prospek ini ditopang kombinasi sinyal teknikal yang menguat serta sentimen fundamental global yang dinilai masih kondusif bagi logam mulia.
 
Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan XAU/USD pada grafik harian masih menunjukkan kecenderungan bullish dengan peluang menguji level resistance lebih tinggi dalam beberapa sesi mendatang. Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit mengatakan harga emas telah membentuk pola Double Bottom, yang kerap menjadi indikator pembalikan arah setelah fase penurunan.
 
"Pola ini menunjukkan tekanan jual mulai melemah dan minat beli kembali meningkat," kata Geraldo seperti dikutip dari analisis hariannya, Jumat, 3 Juli 2026.
 
Menurut Geraldo, keberhasilan harga bertahan di area support menjadi fondasi penting bagi kelanjutan tren naik. Selama harga tetap bergerak di atas area support utama, tren bullish diperkirakan masih terjaga. Target kenaikan awal berada di level resistance 4.220.
 
Jika momentum beli terus berlanjut dan level tersebut berhasil ditembus secara kuat, peluang menuju resistance berikutnya di kisaran 4.330 dinilai semakin terbuka.
 
Selain pola harga, indikator Stochastic juga masih menunjukkan arah penguatan dan belum memberikan sinyal pelemahan. Kondisi tersebut mencerminkan dominasi tekanan beli di pasar, sehingga peluang kenaikan dalam jangka menengah masih lebih besar dibanding potensi koreksi.
 
Geraldo menilai koreksi yang mungkin terjadi dalam waktu dekat masih berpotensi menjadi fase konsolidasi sebelum harga kembali melanjutkan penguatan. Karena itu, pelaku pasar disarankan mencermati pergerakan harga di sekitar area resistance untuk mengonfirmasi arah tren berikutnya.
 

Baca juga: Harga Emas Dunia Menguat, Curi Kilau Dolar AS


(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
 

Sentimen global perkuat permintaan safe haven

 
Dari sisi fundamental, prospek emas juga ditopang meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
 
Risiko geopolitik di sejumlah kawasan serta volatilitas pasar keuangan mendorong investor meningkatkan eksposur terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai. Dalam situasi pasar yang penuh ketidakpastian, emas cenderung menjadi pilihan utama karena dinilai mampu menjaga nilai aset.
 
Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga menyoroti arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar mulai memperhitungkan kemungkinan Federal Reserve mengambil sikap lebih akomodatif apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan, baik dari sisi inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun pasar tenaga kerja.
 
"Jika skenario tersebut terjadi, tekanan terhadap dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS berpotensi meningkat," papar Geraldo.
 
Secara historis, kondisi itu kerap menjadi katalis positif bagi harga emas karena logam mulia tidak menawarkan imbal hasil, sehingga daya tariknya cenderung meningkat ketika suku bunga turun. Pelemahan dolar juga membuat harga emas lebih kompetitif bagi investor global yang menggunakan mata uang selain dolar AS.
 
Permintaan investasi emas juga tetap kuat karena sebagian pelaku pasar masih mempertahankan strategi portofolio defensif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Diversifikasi aset dinilai tetap menjadi faktor pendukung yang menjaga stabilitas permintaan emas dalam beberapa waktu ke depan.
 
Dengan kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang saling mendukung, Dupoin Futures menilai peluang penguatan emas masih terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support utama.
 
"Pelaku pasar disarankan mencermati rilis data ekonomi AS serta perkembangan geopolitik global karena kedua faktor tersebut berpotensi menjadi katalis utama pergerakan harga emas dalam jangka pendek maupun menengah," tutup Geraldo.

(Husen Miftahudin)