Rupiah. Foto: Metrototvnews.com/Husen.
Rupiah Ambruk hingga Nyaris Sentuh Rp16.800 Pagi Ini
Husen Miftahudin • 8 January 2026 09:49
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini kembali mengalami pelemahan.
Mengutip data Bloomberg, Kamis, 8 Januari 2026, rupiah hingga pukul 09.33 WIB berada di level Rp16.798 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah 18 poin atau setara 0,11 persen dari Rp16.780 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp16.780 per USD. Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak secara fluktuatif, meski demikian rupiah diprediksi akan kembali melemah.
"Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.780 per USD hingga Rp16.810 per USD," jelas Ibrahim.
| Baca juga: Gerak Rupiah 'Adem' Sore Ini |
Menanti kebijakan moneter Fed
Ibrahim mengungkapkan, pergerakan kurs rupiah hari ini dipengaruhi oleh sentimen pernyataan Gubernur Fed Stephen Miran, dimana aktivitas bisnis AS tetap solid, namun hal itu membenarkan perlunya suku bunga yang lebih rendah.
Bertentangan dengan pendapatnya, Presiden Fed Richmond Thomas Barkin menyatakan bsuku bunga dana Fed berada dalam level netral, yang tidak merangsang maupun menghambat aktivitas ekonomi.
Kontrak berjangka dana Fed masih memperkirakan sekitar 82 persen kemungkinan suku bunga akan tetap stabil pada pertemuan bank sentral AS berikutnya pada 27-28 Januari, menurut alat CME FedWatch.
"Namun demikian, ketegangan geopolitik yang terus-menerus dan ekspektasi berkelanjutan akan dua kali pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) tahun ini terus mendukung kenaikan harga emas secara lebih luas, menjaga harga tetap berada di sekitar rekor tertinggi," jelas Ibrahim.
Menurut dia, investor juga akan mengamati dengan cermat data penggajian non-pertanian untuk Desember, yang akan Jumat, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang suku bunga. Kekuatan pasar tenaga kerja merupakan pertimbangan utama bagi Federal Reserve dalam mengubah suku bunga.
Invasi AS ke Venezuela juga tetap menjadi poin penting yang perlu diwaspadai oleh pasar. Presiden AS Donald Trump mengatakan Caracas telah setuju untuk memasok antara 30 juta hingga 50 juta barel minyak ke AS, setelah Washington menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro akhir pekan lalu.
Di sisi lain, perselisihan diplomatik antara Jepang dan Tiongkok meningkat pekan ini setelah Beijing membatasi ekspor barang-barang dengan potensi aplikasi militer ke Jepang.

(Ilustrasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Foto: MI/Susanto)
Optimisme ekonomi Indonesia tumbuh 6%
Sementara itu, pemeringkat international seperti IMF dan Bank Dunia serta Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 di kisaran lima persen. Namun Menteri Kuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai enam persen, angka tersebut tidak sulit tercapai karena pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi.
Sedangkan sejumlah strategi untuk mengerek pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai enam pesen, salah satunya akselerasi anggaran. Purbaya ingin agar belanja fiskal bisa digelontorkan di awal-awal tahun. Kemudian disinkronkan dengan kebijakan moneter dari Bank Indonesia.
Selain itu, iklim usaha yang mulai membaik bisa mengembalikan kepercayaan investor, termasuk investor asing. Hal ini seiring dengan penyelesaian masalah debottlenecking atau hambatan investasi maupun usaha. Kebijakan tersebut membuat investor asing semakin oftimis dengan perubahan kebijakan tersebut.
"Purbaya optimistis dengan konsistennya penanganan permasalahan ini, investasi yang masuk ke Indonesia semakin membaik. Dan pemerintah berkomitmen akan mengevaluasi peraturan-peraturan yang mengganggu iklim investasi di Indonesia," tutur Ibrahim.