Selasa Pagi, Rupiah Stabil di Level Rp17.667/USD

Rupiah dan dolar AS. Foto: MI/Usman Iskandar.

Selasa Pagi, Rupiah Stabil di Level Rp17.667/USD

Husen Miftahudin • 15 September 2026 09:34

Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan di pagi ini stabil.

Mengutip data Bloomberg, Selasa, 15 September 2026, rupiah hingga pukul 09.26 WIB berada di level Rp17.667 per USD. Mata uang Garuda tersebut naik tipis dua poin atau setara 0,01 persen dari Rp17.669 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp17.630 per USD. Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi kenaikan Consumer Price Index (CPI) AS.

"Data inflasi bulan Agustus menunjukkan kenaikan indeks harga konsumen inti sebesar 0,3 persen secara bulanan (tidak termasuk biaya pangan dan energi)," ucap Ibrahim seperti dikutip dari Antara.
 



(Ilustrasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Foto: dok MI/Susanto)
 

Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed menguat


Mengutip Xinhua, kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK)/CPI AS secara tahunan mencapai 3,4 persen. IHK inti, yang tidak memasukkan komponen pangan dan energi yang fluktuatif, tercatat sebesar 2,4 persen.

Menurut Ibrahim, kenaikan tersebut memperkuat perkiraan Federal Reserve (The Fed) mungkin akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun pada pertemuan pekan ini.

Pasar kini disebut memperhitungkan adanya kemungkinan sekitar 88 persen bagi kenaikan suku bunga di September.

"Kenaikan suku bunga juga dapat memicu ketegangan politik bagi The Fed. Presiden Donald Trump kembali menyerukan penurunan suku bunga pada hari Minggu (13/9), melanjutkan kritik terbarunya terhadap sikap kebijakan bank sentral tersebut," ungkap dia.

(Husen Miftahudin)