Juru bicara KPK Budi Prasetyo. Foto: Antara.
Negara Dinilai Rugi Triliunan Rupiah Akibat Dugaan Korupsi Cukai oleh Perusahaan Rokok
Anggi Tondi Martaon • 30 October 2026 07:32
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai negara rugi triliunan rupiah akibat kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait cukai perusahaan rokok. Potensi tersebut masih hitungan awal Lembaga Antikorupsi.
“Untuk hitungan awal di angka triliunan rupiah,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo dikutip dari Antara, Jumat, 30 Oktober 2026.
Ketika ditanya waktu terjadinya perkara tersebut, Budi mengatakan hal tersebut akan disampaikan pada kesempatan berikutnya.
“Untuk tempusnya (waktu) nanti kami update ya. Namun, ini akan ditarik mundur untuk beberapa tahun ke belakang,” ungkap Budi.
Selain itu, Budi memastikan kasus yang ditangani KPK berbeda dengan perkara yang ditangani oleh Kejaksaan Agung. Meski kasus tersebut sama-sama berkaitan dengan penerimaan negara.
“Kami pastikan berbeda karena ini berkaitan dengan cukai, sedangkan yang kawan-kawan lakukan di Kejaksaan Agung ini dugaannya terkait dengan pajak. Ini dua hal yang berbeda, meskipun sama-sama pos penerimaan negara,” ujar Budi.
Kasus tersebut bermula saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Bea Cukai pada Februari 2026. Sejumlah pihak ditetapkan sebagai tersangka.
Pada 21 Juli 2026, KPK mengumumkan pengembangan perkara tersebut melalui penerbitan dua surat perintah penyidikan (sprindik). Dalam satu sprindik tersebut, KPK telah menetapkan seorang tersangka. Sementara satu lainnya merupakan sprindik umum sehingga belum ada tersangka yang ditetapkan.
.jpg)
Gedung Merah Putih KPK. Foto: Antara.
Hingga 26 Agustus 2026, sejumlah pihak telah ditetapkan dan ditahan sebagai tersangka dalam perkara tersebut, yaitu:
- Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat Rizal
- Kepala Subdirektorat Intelijen Bea Cukai Sisprian Subiaksono
- Kepala Seksi Penindakan II Bea Cukai Orlando Hamonangan
- Pemilik Blueray Cargo John Field
- Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan
- Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri
- Kepala Seksi Intelijen Cukai Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo
- Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda.
Penggeledahan tersebut diduga terkait dugaan suap oleh perusahaan kepada pihak-pihak di Bea Cukai yang berkaitan dengan pengurusan cukai rokok.