Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim berjalan menuju mobil tahanan setelah keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2026). ANTARA/Rio Feisal
Jadi Tersangka Korupsi, Silmy Karim Punya Kekayaan Mencapai Rp234,5 Miliar
Arbida Nila Hastika • 4 June 2026 11:11
Jakarta: Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi di Ditjen Imigrasi. Silmy Karim tercatat memiliki harta kekayaan lebih dari Rp200 miliar.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Silmy Karim memiliki total harta kekayaan sebesar Rp234,59 miliar pada periodik tahun lapor 2025. Laporan ini disampaikan pada 14 Maret 2026, dokumen LHKPN tersebut berstatus telah memenuhi verifikasi administratif lengkap dan diumumkan melalui sistem pelaporan elektronik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam dokumen LHKPN, total harta kekayaan Silmy mencapai Rp243,59 miliar. Setelah dikurangi utang sebesar Rp8,99 miliar, kekayaan bersih Silmy Karim sebesar Rp234,59 miliar.
.jpg)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim. Metrotvnews.com/Arbida
Baca Juga:
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK |
Aset terbesar Silmy berasal dari tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp184,02 milliar. Properti tersebut berada di sejumlah wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, dengan nilai aset puluhan miliar rupiah.
Sebanyak dua properti di Jakarta Selatan punya ukuran yang sangat luas dan besar. Tanah dan bangunan seluas 743 meter persegi/863 meter persegi senilai Rp43,51 miliar, serta tanah dan bangunan seluas 1.860 meter persegi/853 meter persegi dengan nilai Rp31,92 miliar.
Selain properti, Silmy memiliki koleksi kendaraan dan mesin senilai Rp8,47 miliar. Kendaraan dengan nilai tertinggi adalah Mercedes G63 tahun 2022 yang ditaksir mencapai Rp6 miliar. Dia juga melaporkan sejumlah kendaraan mewah klasik dan hobi, antara lain dua sepeda motor Harley Davidson, Jeep CJ7 1988, Mercedes Benz 280E 1979, Toyota Land Cruiser 1981, serta Jeep Wrangler tahun 1996.