Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Keuangan. Foto: Biro KLI Kemenkeu.
Menkeu: Pancasila Jadi Pedoman Pengelolaan Setiap Rupiah Uang Negara
Husen Miftahudin • 2 June 2026 21:06
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pengelolaan keuangan negara.
Bendahara Negara itu menyatakan Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman bagi setiap aparatur negara dalam bekerja dan melayani masyarakat.
"Bagi Kementerian Keuangan, Pancasila harus hadir dalam setiap kebijakan fiskal, pelayanan, pengawasan dan setiap rupiah uang negara yang kita kelola," kata Purbaya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, dikutip dari Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
Purbaya menuturkan nilai-nilai Pancasila tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian geopolitik, tekanan ekonomi, hingga disrupsi teknologi.
Pada situasi tersebut, Pancasila menjadi jangkar moral agar pembangunan dan kemajuan bangsa tetap berpijak pada kemanusiaan, keadilan, persatuan dan keberpihakan kepada rakyat.
| Baca juga: Purbaya Ramal Tekanan Rupiah Bakal Mereda, Paling Lama dalam Tiga Bulan! |

(Ilustrasi penghitungan APBN. Foto: dok MI)
APBN amanat rakyat
Dalam konteks Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Purbaya menggarisbawahi kas negara bukan sekadar instrumen fiskal, melainkan amanat rakyat yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Maka dari itu, kata dia, setiap kebijakan harus dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, kredibilitas, serta keberpihakan kepada masyarakat. "APBN adalah amanat rakyat," kata Purbaya menegaskan.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kementerian Keuangan tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema itu mengingatkan Pancasila tidak hanya menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman, tetapi juga menawarkan nilai-nilai luhur seperti persatuan, kemanusiaan, musyawarah, keadilan, dan perdamaian yang relevan bagi dunia.
"Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali Pancasila adalah dasar negara, sumber moral pemerintahan dan penuntun pengabdian aparatur negara," tutur Purbaya.