Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution.
Bobby Nasution Ingin Sumut Keluar dari 5 Besar Darurat Narkoba
Lukman Diah Sari • 23 October 2026 11:23
Jakarta: Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution mengapresiasi kinerja Polri, BNN, dan Bea Cukai yang berhasil mengungkap kasus peredaran 1,16 ton narkoba di wilayahnya. Bobby tak menampik bahwa Sumatra Utara memiliki tantangan besar, mengingat provinsi tersebut telah lima tahun berturut-turut menempati posisi pertama dengan jumlah pengguna narkoba tertinggi secara nasional.
"Sumatra Utara berhasil peringkat satu, tapi dalam penyalahgunaan narkoba. Cita-cita kami, kalau bisa turut dari tingkat satu, jangan di tiga besar, jangan di lima besar, kalau bisa paling bontot," kata Bobby dalam pemaparan pengungkapan 1,16 ton narkoba di hadapan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, yang disiarkan dalam Breaking News Metro TV, Jumat, 23 Oktober 2026.

Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution.(Metro TV)
Sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas 2045, Bobby menaruh harapan besar agar kasus penyalahgunaan barang haram tersebut bisa segera lenyap dari Tanah Air.
"Narkoba ini benar-benar bisa hilang di wilayah Indonesia, khususnya di Sumatra Utara," pinta Bobby.
"Sehingga nanti Sumatra Utara bisa turun posisinya dari peringkat pertama penyalahgunaan narkoba bisa turun, minimal-minimal bisa keluar dari lima besar penyalahgunaan yang ada di Indonesia," harap Bobby.
Ia kembali menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri dan instansi terkait atas keberhasilan pengungkapan kasus ini. Bobby berharap penangkapan berskala besar tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi pembongkaran jaringan-jaringan lainnya.
"Sehingga bisa menghambat dan memutus masuk narkoba ke wilayah Sumatra Utara," kata Bobby.